
Mapos. Mamuju – Peringatan HUT TNI ke-72 Tingkat Korem 142/Tatag akan di gelar di Makorem 142/Tatag kelurahan Rangas kecamatan Simboro Kabupaten Mamuju.
Upacara tersebut rencananya akan di hadiri oleh Gubernur Sulbar beserta unsur Forkopimda, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan dari komponen masyarakat.
Peringatan upacara HUT TNI itu, akan di meriahkan dengan drama seputar perjuangan Sultan Hasanuddin melawan VOC.
Adapun judul dari drama kolosal yaitu “Saat Ujung badik Mallombasi mengusir VOC” yang di perankan oleh para Prajurit dan ASN Makorem 142 serta para pelajar wilayah Mamuju.
Diceritakan, sebelum Sultan Hasanuddin menjadi raja gowa, kerajaan gowa sudah bersahabat dengan kerajaan Maluku, Ternate, Bima, ambon dan beberapa kerajaan kecil lainnya. Daerah ini di perebutkan oleh belanda, Portugis, Inggris dan spanyol karena rempah rempahnya cukup melimpah.
Perlu diketahui, nama asli Sultan Hasanuddin adalah I Mallombasi Daeng Mattawang, Ia dinobatkan menjadi raja gowa ke-16 dengan gelar Sultan Hasanuddin pada bulan November 1653.
Saat diangkat menjadi raja, usia Sultan Hasanuddin 22 tahun. Ia menggantikan ayahnya Sultan Malikussaid dan menikahi I Bate Daeng Tommi atau I lo’mo Tombong Karaeng Pabineang.
Dikisahkan, dalam peperangan melawan Belanda Sultan Hasanuddin beserta tentaranya berlayar ke buton. Pada perang itu Sultan Hasanuddin memenangkan perang tersebut. Benteng pertahanan kompeni belanda di buton berhasil di rebut dan 35 orang belanda terbunuh dalam peperangan itu.
Setelah Sultan Hasanuddin mundur dari benteng sombaopu dan akhirnya perang dinyatakan selesai dengan kekalahan Sultan Hasanuddin.
Dari cerita sejarah itu, Sultan hasanuddin telah bersumpah tidak akan sudi bekerja sama dengan penjajah belanda dan pada tanggal 29 Juni 1669 Sultan Hasanuddin meletakkan Jabatan sebagai raja gowa ke-16.
Demikian sepintas sejarah perjuangan ssultan Hasanuddin yang di kemas dalam sosio drama dalam rangka HUT TNI ke-72 yang akan di gelar Makorem 142/Tatag saat upacara puncak HUT TNI di Makorem 142 pada Hari kamis (5/10).
Sosio drama ini di bawah asuhan Danrem 142/Tatag Kolonel Inf. Taufiq Shobri.
(usman)
(Penrem 142/Tatag)






