Menghadapi Pilkada, Ini Nama Figur Yang Mendaftar Di PKS Sulbar

Sekretaris Umum (Sekum) Koordinator Pilkada Polman "Hajrul Malik"

Sekretaris Umum (Sekum) Koordinator Pilkada Polman “Hajrul Malik”

Mapos. Mamuju – PKS Sebagai peserta pemilu dan partai dakwah selalu berupaya memaksimalkan setiap moment untuk mewujudkan eksistensi Sebagai lembaga parpol. PKS sebagai partai dakwah menjadikan setiap momentum tersebut selain sebagai even demokrasi juga sarana kapitalisasi aset dakwah, yaitu meningkatkan SDM melalui kaderisasi dan popularitas partai Menghadapi pemilu 2019.

Landasan filosofis inilah menjadikan PKS Sulawesi Barat menjadikan Pilkada POLMAN sebagai tanggung jawab wilayah bukan hanya urusan DPD PKS Polman, jelas Hajrul Malik Sekretaris Umum (Sekum) Koordinator Pilkada Polman.

Dikatakan, Untuk itu, Pilkada Polman bagian dari milestone pencapaian visi PKS 2019 yang tidak bisa di lewatkan begitu saja.

PKS Polman melalui keputusan politik di Musyawarah Kerja Wilayah (Mukerwil) bersepakat mendorong Kader untuk maju menjadi kandidat di Pilkada Polman. Namun, karena kekuatan politik PKS secara administratif tidak memenuhi syarat untuk mendorong secara mandiri, maka kami membangun komunikasi kepada parpol lain untuk terbangun koalisi POLMAN 2018.

“Saat ini beberapa parpol yang pernah diajak komunikasi dan ditandai dengan mendaftarkan bakal kandidat PKS H.Zainal Abidin, yaitu PAN, Golkar, NASDEM, Hanura dan PPP”, Ujar Hajrul.

Selain itu, untuk mengantisipasi komunikasi dengan bakal kandidat lainnya yang disebut sebut, PKS juga telah membuka penjaringan balon untuk diusul ke DPP, sebab PKS berharap tetap maju dg koalisi ataupun kandidat lain yang akan menjadikan Oka sebagai kendaraan politik 2018.

Beberapa figur yang mendaftar di PKS H. ZAINAL ABIDIN, H. IBRAHIM MASDAR, SALIM MENGGA, DIRGA HENRA SIKKARRU, M. NASIR ( WABUB SEKARANG).

Tentu PKS dalam menentukan pilihan memiliki kriteria dan prioritas, diantaranya yang utama adalah maju sebagai  kandidat atau parpol yang menjadikan PKS pasangannya di pilbup, lalu yang kedua adalah yang paling menguntungkan PKS pada startegi pencapaian visi politik 2019, Tegas Hajrul.

(fitria)