Membawa Sabu, Mobil Dinas Nopol DC 6 E Ditahan Polres Donggala

Gambar Membawa Sabu, Mobil Dinas Nopol DC 6 E Ditahan Polres Donggala

Mapos, Donggala – Polres Donggala mengamankan kendaraan plat merah, mobil dinas Sekertaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pasangkayu Peovinsi Sulbar yang membawa sabu-sabu seberat 0,5 gram. Dua orang diamankan dari dalam mobil.

Kapolres Donggala AKBP Wawan Sunawirawan, S.I.P.,MT  melalui Kasatres Narkoba Polres Donggala Iptu I Gusti Nyoman Suarta, S.H kepada iNSulteng.com 25 September 2020 membenarkan tentang peristiwa tersebut.

“Inisial N dan L, satu swasta, satu honorer. Keduaya ada di dalam mobil,” kata Kasat Narkoba.

Lebih jauh Kasat Narkoba menjelaskan, Kronologis penangkapan tersebut berlangsung pada Kamis belum lama ini, sekitar pukul 15.00 Wita.

“Kami menerima info,” jelas Kasat sembari membeberkan penangkapan tersebut.

Setelah menerima info bahwa ada mobil dinas merk Nissan milik Sekda akan melintas, jajaran Satres narkoba Polres Donggala langsung melakukan penghadangan di TKP tepat di pertigaan antara Ganti dan Kabonga Kecil, Kecamatan Banawa, Donggala atau di jalan lingkar.

Lebih lanjut Kasat mengatakan, setelah digeledah memang didapat dua orang yang diduga sopir dan pembantu Sekda. Namun tidak ada Sekda di dalam mobil dinas itu.

“Kita geledah ditemukan barang diduga sabu diplastik putih yang tersimpan di dalam tas milik dari N,” ujarnya.

Satuan Reserse Narkoba kemudian menahan keduanya beserta Barang Bukti (BB) sabu itu. Demikian juga dengan mobil dinas Sekda Pasangkayu.

Menurut Kasat, sabu itu dibeli dari Tatanga, Kecamatan Tatanga Kota Palu, Sulawesi Tengah.

Sebagaiaman dimuat iNsulteng.com, pada haei Sabtu tanggal 13 September 2020 salah satu sumber di Pasangkayu melihat mobil plat merah DC 6 E yang telah diamankan Polres Donggala melintas dengan kencang dengan pengawalan ketat di wilayah Pasangkayu. Kuat dugaan, mobil tersebut telah dibebaskan.

Kasat Reserse Narkoba Polres Donggala membantah informasi tersebut. Ditegaskan, mobil dinas dimaksud masih diamankan.

“Masih kami amankan di Polres Donggala untuk pengembangan penyidikan lebih lanjut,” katanya.

“Karena kendaraan tersebut masih kita amankan di Polres Donggala,” paparya.

Hingga berita ini disusun, upaya konfirmasi ke Sekda Pasangkayu, masih dilakukan dan belum membuahkan hasil.

(*)

Baca Juga