Langka, Harga LPG 3 Kg di Kalukku Tembus Rp 22.000 per Tabung

Gambar Langka, Harga LPG 3 Kg di Kalukku Tembus Rp 22.000 per Tabung

Mapos, Mamuju – LPG 3 kg atau gas melon kembali langka di Desa Beru-beru, Kecamatan Kalukku. Akibatnya harga gas di pasaran melambung menyentuh angka Rp 20.000 per tabung. Padahal harga di pangkalan (agen) hanya Rp 16.000 per tabung dan diterima di masyarakat sesuai HET Rp. 18.000.

Salah seorang warga Kalukku, Anto mengaku sulitnya mendapat LPG 3 kg. Padahal ia sudah keliling ke pengecer, hingga pasar-pasar. Kalaupun dapat, harganya tinggi mencapai Rp 22.000.

“Dulu biasa beli di pengecer Rp 18.000 dan jika di pangkalan Rp 16.000. Hidup masyarakat sekarang makin susah,” kata Anto, Minggu (7/6/2019).

Anto menambahkan, sulitnya LPG 3 kg hingga warga rela membeli dengan harga Rp 30.000 per tabung, itu pun bila ada.

“Warga rela beli Rp 30.000 per tabung asal bisa dapat,” pungkasnya.

Sementara, Kabid Perlindungan Konsumen Dinas Perdagangan Kabupaten Mamuju, Achmad Setiawan menampik kelangkaan tersebut. Ia mengatakan, sesuai hasil komunikasi dengan para distributor di Kalukku bahwa LPG 3 kg normal.

“Barusan saya telf ke distributor LPG bahwa tidak terjadi kelangkaan, semua normal,” pungkasnya. Senin (8/7/2019).

Namun Achmad menegaskan, akan segera melakukan survey di lapangan terhadap adanya aduan masyarakat terkait kelangkaan tersebut.

“Dalam waktu dekat ini kami akan turun ke Kalukku untuk segera merespon aduan dari masyarakat,” ujarnya.

Achmad menambahkan, adapun pangkalan yang dengan sengaja menaikkan harga LPG 3 kg hingga Rp. 20.000, pihaknya secara tegas akan memberikan sanksi hingga pemutusan kerjasama.

“Bila terbukti ada yang menjual diatas HET, kita akan berikan sanksi hingga pemutusan kerjasama,” pungkas Achmad.

(usman)