Lagi, ‘Pahlawan Kemanusiaan’ Dihadiahi Bingkisan

  • 22 Apr 2020
  • Majene
  • R Fajar Soenoe
  • 767
Gambar Lagi, ‘Pahlawan Kemanusiaan’ Dihadiahi Bingkisan

Mapos, Majene — Dalam situasi seperti sekarang ini, siapapun siap bergotong royong dan bahu membahu dalam menghadapi pandemi Covid-19.

Setelah Selasa 21 April 2020 kemarin 7 staf RSUD Majene mendapatkan bingkisan dari Bupati Majene Fahmi Massiara beserta Ny Fatmawati Fahmi, kali ini giliran petugas PKM Lembang dan seorang staf BPBD juga mendapat bagian.

Staf Puskesmas Lembang itu ialah, Hamzanah (petugas Kesling), Ernawati (Perawat), Marwani (Perawat), Narti (Bidan), Hardianti (Analis), M. Sahal (Supir), Risno (Supir), Irwinsyah (Perawat) dan Basrul Radi.

Basrul Radi diketahui ialah salah seorang Staf BPBD yang berani masuk menyemprot disinfektan ke rumah J dan
selama ini bertugas memantau pasien J dan keluarganya.

Kesembilan orang ini mendapat bingkisan dari Bupati Majene Fahmi Massiara beserta Ny Fatmawati Fahmi, di Rujab Bupati Majene,
Rabu (22/04/2020)

Ny Hj. Fatmawati Fahmi, sesaat sebelum menyerahkan bingkisan mengatakan, pihaknya berterima kasih kepada para petugas di PKM Lembang karena beberapa minggu lalu telah melaksanakan tugas mulia.

“Kali ini, kami sekeluarga sengaja mengundang Bapak Ibu untuk diberi aprseasi. Seandainya Bapak – Ibu tidak terpatri dalam dirinya yang namanya misi kemanusiaan, tentu akan berat melaksanakan aktifitas pelayanan kepada masyarakat Majene,” kata Fatmawati.

Atas nama keluarga, Fatmawati mengucapkan terima kasih sebesar besarnya.

“Tugas ini boleh dikata menantang maut, karena tidak semua orang berani melakukan tugas seperti ini. Apa yang Bapak – Ibu lakukan adalah betul-betul misi kemanusian. Kalian adalah pejuang kemanusiaan, sekali lagi saya berharap ini adalah yang pertama dan terakhir melakukan pengantaran dan penjemputan pasien positif corona,” sebut Fatmawati.

“Dan kepada yang bertugas menyemprot disinfektan di rumah J juga merupkan pahlawan yang sangat berani. Tidak semua orang mampu melakukan, karena pasti penuh dengan resiko penularan,” tambahnya.

Dia berharap agar agar Kabupaten Majene tetap menjadi zona hijau salah J dinyatakan sembuh dari Covid-19.

“Sesaat lagi kita akan memasuki bulan Ramadan, semoga Majene bisa tetap berada pada zona hijau dan apa yang kami persembahkan, agar dapat dinikmati bersama segenap keluarganya dirumah,” kunci Fatmawati.

Senada dengan Bupati Majene, Fahmi Massiara. Ia juga berucap terima kasih atas nama seluruh warga Majene dan atas nama pribadi.

Bupati Fahmi berharap agar para tenaga medis yang ada di Kabupaten Majene selalu diberi kekuatan dalam menghadapi wabah yang saat ini sudah menewaskan 635 orang di seluruh Indonesia.

“Berjuanglah terus ditempat tugas. Dan kepada Kapus Lembang saya juga ucapkan terima kasih atas perhatian dan kerjasamanya dalam membimbing semua stafnya dalam penanganan Covid-19 ini,” kata Fahmi Massiara.

“Ibu, bapak, dan rekan-rekan telah berjuang turun tangan melayani warga Majene terkhusus melayani J dan keluarganya. Perjuangan yang sangat mulia yang penuh tantangan dan risiko. Perjuangan inilah yang menguatkan harapan bahwa Insya Allah kita akan dapat segera melewati masa penuh cobaan ini,” tambahnya.

Lebih jauh kata Fahmi, bukan hanya petugas di PKM dan RSUD saja yang disebut ‘Pahlawan Kemanusiaan’, namun semua lini dari berbagai kalangan masyarakat se Kabupaten Majene yang telah bergotong royong dan bahu membahu dalam menghadapi pandemi Covid-19 ini, semuanya adalah ‘Pahlawan Kemanusiaan’.

“Terutama yang secara mandiri di setiap desa, kelurahan, bahkan sampai ke lingkungan, tetap solid menjaga wilayah masing masing dari pergerakan manusia yang keluar masuk ke wilayah masing-masing,” pungkas Fahmi.

(*)

Baca Juga