Kibar Tantang Tipikor Polda Sulbar Usut Dugaan Penyelewengan Anggaran Media di DPRD

Gambar Kibar Tantang Tipikor Polda Sulbar Usut Dugaan Penyelewengan Anggaran Media di DPRD

Mapos, Mamuju – Tiga lembaga anti korupsi di Sulawesi Barat (LAK, Gerak, Gerpak) yang tergabung dalam Koalisi Bersama Anti Korupsi (Kibar), menantang Tipikor Polda Sulbar mengusut dugaan penyelewengan anggaran media tahun 2019 senilai Rp 3,5 miliar di DPRD Sulbar.

Koordinator Kibar , Arman, mengatakan, Kibar menantang Tipikor Polda Sulbar untuk segera mengusut tuntas penyelewengan anggaran tersebut.

Menurutnya, Kibar menduga, terlalu banyak permainan yang dilakukan Sekretariat di DPRD Sulbar dalam memainkan anggaran media.

“Anggaran Rp 3,5 miliar bukan sedikit. Bahkan ada media mulai bulan April 2019 hingga sekarang belum dibayarkan hingga terjadi pemberhentian langganan koran di DPRD dengan alasan anggaran media telah habis,” jelas Arman, Kamis (12/9/2019).

“Ini menjadi tanda tanya, kok anggaran sebesar itu habis, kemana peruntuhkannya ?,” ujarnya.

Arman menggambarkan, untuk media online yang melakukan kerjasama di DPRD diperkirakan sebanyak 40 media dikali Rp 1 juta perbulan dibayarkan.

“Kalau kita hitung 40 x Rp 1 juta x 12 bulan itu hanya mencapai Rp 480 juta, diluar langganan koran, jadi kita perkirakan satu tahun anggaran media bisa terpakai Rp 1 miliar. Nah yang sisanya ini kemana,” terang Arman.

“Kembali kami tegaskan bahwa kami menantang Tipikor Polda Sulbar untuk mengusut penyelewengan tersebut,” kuncinya.

(usman)

Baca Juga