Tingkatkan Disiplin dan Kinerja ASN, DisKominfo Majene Siap Uji Coba Aplikasi FLEKSI

Mapos, Mamuju – Sinkronisasi Perjanjian Kerja Sama Pemanfaatan Aplikasi FLEKSI (Fleksibel Presensi, Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfo SP) Kabupaten Majene melakukan koordinasi dengan Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik Provinsi Sulawesi Barat di Kantor Diskominfo Sulbar, Selasa (9/6/2026).

Kepala Diskominfo SP Kabupaten Majene, Albar Mustar, S.Sos., M.Si, didampingi Kepala Bidang Pelayanan Media Hardiah Mustafa, SP., MMA, serta staf Baso Kamamal. Rombongan diterima oleh Kepala Diskominfo Provinsi Sulawesi Barat, Muhammad Ridwan Djafar.

Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas peluang kerja sama sekaligus sinkronisasi penerapan aplikasi FLEKSI yang telah dikembangkan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat sebagai bagian dari upaya transformasi digital pemerintahan.

Kepala Diskominfo SP Kabupaten Majene, Albar Mustar, menyampaikan apresiasinya atas dukungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat yang memberikan kesempatan kepada Pemerintah Kabupaten Majene untuk menguji coba aplikasi tersebut.

“Alhamdulillah, Bapak Kadis Kominfo Provinsi Sulawesi Barat memberikan dukungan kepada Kabupaten Majene untuk memanfaatkan aplikasi FLEKSI yang akan diuji coba dan diproyeksikan penerapannya di lingkup Sekretariat Daerah Kabupaten Majene,” ujarnya.

Aplikasi FLEKSI merupakan sistem presensi digital dan pemantauan kinerja ASN yang dirancang untuk mendukung kebijakan Work From Anywhere (WFA) dan Flexible Working Arrangement (FWA). Melalui aplikasi ini, ASN tidak hanya melakukan pencatatan kehadiran secara elektronik, tetapi juga diwajibkan mengisi laporan aktivitas dan capaian kinerja harian.

Selain berfungsi sebagai alat presensi, FLEKSI menjadi instrumen pengawasan yang memungkinkan pimpinan memantau produktivitas pegawai secara real time, termasuk bagi ASN yang melaksanakan tugas dari luar kantor. Sistem ini juga mendukung penguatan implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) yang saat ini terus didorong oleh pemerintah.

Keunggulan aplikasi tersebut terletak pada kemampuannya mengintegrasikan data kehadiran dengan laporan kinerja harian, sehingga aktivitas dan output pekerjaan pegawai dapat terdokumentasi dan dievaluasi secara lebih efektif.

Pemerintah Kabupaten Majene menilai penerapan aplikasi FLEKSI dapat menjadi salah satu langkah strategis dalam meningkatkan disiplin, akuntabilitas, serta transparansi kinerja ASN. Jika hasil uji coba berjalan optimal, aplikasi ini diharapkan dapat mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik melalui sistem kerja yang lebih modern, fleksibel, dan terukur.

(*)

 

(*)

error: Maaf... ! Web ini di Protek yaaa...