Ketua dan 7 Anggota DPRD Sulbar Diperiksa Kejati

 

Kasi Penkum Kejati Sulselbar "salahuddin"

Kasi Penkum Kejati Sulselbar “salahuddin”

Mapos. Makassar – Kurang lebih dua pekan penyidik Kejati Sulselbar menggenjot penyelidikan kasus dugaan korupsi dana aspirasi DPRD Sulbar Tahun Anggaran 2016. Hari ini, giliran ketua DPRD Sulbar Andi Mappangara dan tujuh legislator lainnya menjalani pemeriksaan.

Kedelapan wakil rakyat tersebut sebagai saksi. Satu per satu tiba di kantor Kejati Sulselbar di Jalan Urip Sumoharjo mulai sekitar pukul 09.00 Wita. Mereka langsung naik ke ruang penyidik di lantai lima untuk menjalani pemeriksaan. Hingga pukul 16.15 Wita, pemeriksaan masih berlangsung.

“Delapan orang legislator ini diperiksa sekaitan dengan dugaan keterlibatannya dalam penyimpangan dana aspirasi DPRD Sulbar. Antara lain ada ketua DPRD Sulbar dan tujuh anggotanya,” kata Kepala Seksi Penerangan dan Hukum (Kasi Penkum) Kejati Sulselbar Salahuddin, Selasa (26/09/2017).

Dia mengaku belum tahu diantara legislator itu ada yang membawa dokumen tambahan dokumen. Karena penyidik Kejati Sulselbar telah menyita banyak dokumen usai menggeledah kantor Sekwan, Bappeda, Diknas dan kantor dinas lainnya. Dokumen itu dibawa dari Kota Mamuju ke Makassar dengan dua mobil penuh.

Ketua DPRD Sulbar Andi Mappangara, sempat memberikan keterangan saat rehat sejenak disela pemeriksaan.

Disebutkan, rekan-rekannya yang turut diperiksa adalag seorang dari Partai Golkar, tiga dari Partai Demokrat termasuk dirinya, satu dari Partai Gerindra dan satu dari Partai PKS. Dan dua orang lainnya terlambat datang karena pesawatnya delay.

“Iya diperiksa delapan orang. Dua orang terlambat karena pesawat mereka delay. Soal dugaan korupsi itu, kita uji saja di sini, apa benar ada penyimpangan. Kita ikuti saja prosedur,” kata Andi Mappangara seraya menambahkan, pemeriksaan anggota DPRD Sulbar ini akan berlangsung hingga tanggal 2 Oktober nanti sesuai surat pemanggilan penyidik.

(arman)