Kejati Tetapkan 4 Legislator Sulbar Sebagai Tersangka

 

Kejati Sulselbar "Jan Maringka"

Kejati Sulselbar “Jan Maringka”

Mapos. Makassar – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulselbar menetapkan 4 legislator Sulbar sebagai tersangka terkait kasus dugaan korupsi Anggaran Aspirasi APBD Tahun 2015-2016.

Dari hasil jumpa pers hari rabu (04/10/2017), Kejati Sulselbar Jan S Maringka merilis nama-nama 4 tersangka yaitu inisial AM (Ketua DPRD Sulbar) dan tiga dari Wakil Ketua yakni MW, HHH, dan HH.

Dari keterangan Kejati Sulselbar Jan S Maringka mengatakan, Keempat legislator tersebut ditetapkan sebagai tersangka karena dianggap pihak paling bertanggungjawab dalam dugaan korupsi APBD tahun 2015-2016.

Dikatakan, sesuai dengan surat perintah penyidikan No.563/R.4/Fd1/10/2017,No.564/R.4/Fd1/10/2017, No.565/R.4/Fd1/10/2017, dan No.566/R.4/Fd1/10/2017, ke empatnya di tetapkan sebagai tersangka dan akan dilakukan pemeriksaan lanjutan.

Disinggung mengenai apakah masih ada calon tersangka lain, Kejati Sulselbar Jan S Maringka menjelaskan, kemungkinan akan ada tersangka lainnya, tutupnya.

Sementara itu, Kasi Penkum Kejati Sulselbar Salahuddin mengatakan, keempat tersangka tersebut juga telah secara sengaja dan melawan hukum memasukkan pokok-pokok pikiran seolah-olah sebagai aspirasi masyarakat dalam APBD, tanpa melalui prosedur sebagaimana yang diatur dalam  Permendagri no 52 tahun  2016, tentang pedoman anggaran  pendapatan dan belanja daerah tahun 2016 lalu.

Dijelaskan, selain telah melanggar prosedur yang diatur Permendagri, ke empat tersangka juga membahas anggaran tanpa melalui pembahasan sebelumnya baik dalam komisi maupun rapat Badan.

Atas perbuatan tersebut, tersangka melanggar UU No 20 tahun 2001 tentang perubahan Atas No 31 tahun 1999, tentang  pemberantasan tindak pidana korupsi, terutama  pasal 12 huruf (1).

Pasal lain yang disangkakan adalah pasal 12 dan pasal 3 jo pasal 64 UU No 20 tahun 2001, perubahan atas UU No 31 tahun 1999 tentang Tipikor.

(arman)