Mapos, Mamuju – Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, memaparkan capaian signifikan pemerintah daerah dalam menekan angka pengangguran melalui presentasi virtual pada agenda Apresiasi Kinerja Pemerintah Daerah, Rabu (01/04/2026). Kegiatan yang berpusat di Ruangan Gubernur Lantai 3 Kantor Gubernur Sulawesi Barat ini dilaksanakan sepenuhnya melalui Zoom Meeting.
Dalam pemaparan dimensi Penurunan Tingkat Pengangguran tersebut, Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, didampingi oleh sejumlah pejabat terkait, di antaranya Kepala Biro Pemkesra Setda Provinsi Sulawesi Barat, Murdanil, Kepala Dinas Transnaker, serta perwakilan dari Bapperida yang dihadiri oleh Kepala Bidang terkait.
Kehadiran jajaran pendamping ini bertujuan untuk memperkuat data dan argumentasi atas keberhasilan program-program ketenagakerjaan yang telah dicanangkan di seluruh wilayah Sulawesi Barat. Meski berlangsung secara daring, sesi presentasi tetap berjalan dinamis dalam menunjukkan komitmen Pemprov Sulbar dalam menciptakan lapangan kerja baru.
Kepala Biro Pemkesra Setda Provinsi Sulawesi Barat, Murdanil, yang mendampingi Gubernur, menyatakan bahwa keberhasilan dalam menurunkan angka pengangguran adalah hasil dari harmoni kebijakan yang fokus pada pelayanan publik.
“Kami mendampingi Bapak Gubernur untuk memastikan bahwa indikator kesejahteraan sosial masyarakat tetap menjadi prioritas utama. Penurunan tingkat pengangguran ini adalah bukti nyata bahwa kinerja pemerintah daerah tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga pada penguatan ekonomi rumah tangga melalui pelayanan yang responsif dan inklusif,” tegas Murdanil.
Paparan ini selaras dengan visi strategis Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, yang menekankan pentingnya sinkronisasi data dan aksi nyata di lapangan. Gubernur menginstruksikan agar seluruh perangkat daerah, termasuk Biro Pemkesra Setda Provinsi Sulawesi Barat, terus menjaga ritme kerja demi memastikan angka kemiskinan dan pengangguran terus melandai hingga akhir tahun anggaran 2026.
Melalui apresiasi kinerja ini, Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat berharap partisipasi aktif masyarakat dalam program pelatihan kerja dan pemberdayaan ekonomi terus meningkat, guna menciptakan kemandirian ekonomi yang berkelanjutan di Sulawesi Barat.
(*)






