Kapolres Majene: Apakah Kita Menunggu Zona Merah Dulu Baru Mematuhi Maklumat MUI?

  • 27 Mar 2020
  • Majene
  • R Fajar Soenoe
  • 3361
Gambar Kapolres Majene: Apakah Kita Menunggu Zona Merah Dulu Baru Mematuhi Maklumat MUI?

Mapos, Majene — Rapat Koordinasi terkait Maklumat Majelis Ulama indonesia (MUI) Sulbar di Ruang Rapat Wakil Majene yang belum ada kesesuaian dengan MUI Kabupaten Majene soal salat Jum’at digantikan dengan salat Dhuhur, membuat Kapolres Majene Polda Sulbar, AKBP Irawan Banuaji angkat bicara.

Menurut dia, isi maklumat MUI Provinsi Sulbar sudah pasti disusun dengan berbagai pertimbangan atas situasi nasional dalam percepatan penanganan Corona Virus Desease (Covid) 19 untuk diterapkan di daerah.

“Yang daerah menurut saya, jangan bikin maklumat berbeda. Tapi justru menguatkan maklumat tersebut, tinggal mekanisme pelaksanaan yang kita atur sesuai kondisi Majene,” sebut AKBP Irawan Banuaji melalui pesan elektroniknya, Jum’at (27/03/2020).

Dikatakan, seharusnya bahasanya bukan belum menentukan sikap tetapi sikapnya tetap mendukung dan menguatkan maklumat MUI Prov Sulbar namun mekanisme sosialisasi yang akan diatur agar masyarakat tidak salah persepsi dan dapat memahami sesuai syariat Islam,” ungkapnya.

“Naudzubillahi min dzalik, mohon maaf, apakah kita harus menunggu Majene jadi zona merah dulu baru mematuhi maklumat? Lalu untuk apa kita melakukan segala upaya pencegahan selama ini?” tanya Irawan Banuaji heran atas sikap MUI Majene yang terkesan tidak sejalan dengan fatwa MUI Sulbar.

“Allah SWT Maha Tahu apa yang kita perbuat, yang penting kita niatkan dengan baik, Insya Allah berbuah baik untuk kita semua dan semoga Majene tetap steril selamanya, amin yaa rabbal aamiin,” pungkasnya.

(ipunk)