Kapolres dan Bhayangkari Cabang Majene Apresiasi Kegiatan Karnaval 17 an

  • 14 Agu 2019
  • Majene
  • R Fajar Soenoe
  • 285
Gambar Kapolres dan Bhayangkari Cabang Majene Apresiasi Kegiatan Karnaval 17 an



Majene, Mapos –– Agenda tahunan Pemerintah Kabupaten Majene dalam menyambut serta meramaikan hari jadi Kota Majene yaitu karnaval MP3 antar OPD dengan instansi vertikal se Kabupaten Majene dan karnaval antar lingkungan se Kecamatan Banggae dan Banggae Timur, Selasa (13/8/2019).


Di tahun ini, karnaval kembali digelar untuk memperingati hari jadi Kabupatan Majene ke 474 dan sekaligus perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) RI ke 74 dan diikuti oleh 53 peserta Karnaval Mp3 antar OPD dengan instansi dan 20 peserta antar lingkungan.

Kegiatan itu dihadiri oleh Bupati Majene Dr H Fahmi Massiara, MH, Ketua DPRD Majene, Kapolres Majene, Dandim 1401 Majene, Kajari Majene, Sekab Majene, para asisten dan staf ahli, para pimpina OPD, Ketua TP PKK Kabupaten Majene, Ketua Cabang Bhayangkari Majene, Ketua Persit KCK XXXVI/Dim 1401 Majene, serta para tamu undangan.

Kapolres Majene AKBP Asri Effendy, SIK beserta Ketua Bhayangkari Cabang Majene Ny Farida Asri Effendy mengapresiasi kegiatan bernuansa budaya lokal Mandar itu.

Asri Effendy mengatakan, kegiatan karnaval dimaksudkan untuk melestarikan budaya tradisional khususnya tradisi suku Mandar yang mulai terlupakan.

“Melalui peringatan hari jadi Majene dengan mengadakan lomba serta kegiatan yang bertemakan budaya dapat kembali mengingatkan kita tentang tradisi dan adat istiadat kita, dimana kita lahir dan dibesarkan,” katanya.

Asri Effendy berharap melalui karnaval akan dapat memotivasi masyarakat Majene khususnya generasi muda yang selama ini sudah mulai lupa akan budaya dan adat istiadatnya dikarenakan pengaruh budaya luar yang semakin pesat.

“Saya harap melalui karnaval atau pawai budaya yang diselenggaran pemerintah dapat menyemangati generasi muda yang belakangan sarat digempur oleh budaya luar. Semoga dengan kegiatan ini nilai-nilai budaya lokal serta norma dalam masyarakat dapat kembali tumbuh,” pungkas Asri Effendy.

(ipunk)