Kaling Lembang Dhua Imbau Warganya agar Mau Divaksin

0
109

Mapos, Majene — Pemerintah saat ini gencar melakukan sosialisasi agar seluruh lapisan  masyarakat mengikuti vaksinasi Covid-19, namun tidak mudah meyakinkan mereka bahwa vaksin tidak berbahaya dan halal.

“Kita kesulitan meyakinkan warga agar mau divaksin akibat dari banyaknya berita hoax terkait bahaya dampak vaksin,” sebut Kepala Lingkungan Lembang Dhua, Burhan, Sabtu (19/6/2021).

Kata dia, sebelumnya ia juga sempat termakan  isu miring soal dampak vaksin sehingga dirinya sempat mengulur waktu untuk mau divaksin.

https://mamujupos.com/wp-content/uploads/2021/02/IMG-20210212-WA0059.jpg

“Tiga kali saya menerima permintaan untuk divaksin. Tapi setelah Bhabinkamtibmas Kelurahan Lembang meminta saya untuk divaksin berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 13A ayat 4 yang intinya menyebutkan bila tidak mengikuti vaksin Covid-19 dapat dikenakan sanksi sosial penundaan dan penghentian pemberian jaminan sosial atau bantuan sosial lainnya, maka saya menurut  saja demi warga,” kata Burhan.

Usai divaksin lanjut dia, ternyata isu yang berkembang sangat tidak benar. “Setelah divaksin di Puskesmas Lembang pekan lalu, alhamdulillah tidak ada reaksi apa-apa pada tubuh saya,” ungkap Burhan.

Untuk itu ia minta kepada masyarakat Lingkungan Lembang Dhua, Kelurahan Lembang, Kecamatan Banggae Timur khususnya dan masyarakat Indonesia pada umumnya agar turut menyukseskan program pemerintah demi memutus penyebaran Covid-19.

“Ada untungnya juga saya ‘pasang badan’ untuk warga saya. Demi PKH saya rela divaksin. Toh, akhirnya saya tahu kalau vaksin tidak berbahaya seperti isu yang berkembang,” pungkasnya.

(*)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.