Majene  

Ini Pesan Bupati Majene Saat Maulid Nabi Besar Muhammad SAW

Mapos, Majene – Bupati Majene Andi Achmad Syukri berpesan agar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) bersama masyarakat Majene tetap bersatu membangun Majene lebih baik dengan Tagline Majene Rumah Kita.

“Dengan spirit untuk melakukan perubahan melalui visi misi Majene Unggul, Mandiri dan Religius (UMR),” sebut Andi Achmad Syukri pada peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1444 Hijriah-2022 di Puncak Salabose Kelurahan Pangaliali Kecamatan Banggae, Sabtu (08/10/2022).

Disebutkan, peringatan Maulid Nabi yang setiap tahun dilaksanakan merupakan hari yang Agung karena kehadiran Rasulullah Muhammad SAW di muka bumi diibaratkan sebagai cahaya yang menerangi kehidupan manusia dalam menempuh jalan spritual yang untuk menggapai Ridho Allah SWT.

“Peringatan Maulid Nabi di Kabupaten Majene tentunya dalam nuansa penuh khidmat disebabkan setiap tahun memperingati maulid nabi pada tempat yang berkah seperti di Masjid Purbakala Syekh Abdul Mannan Salabose saat ini,” sebutnya.

Dibeberkan, Masjid Syekh Abdul Mannan Salabose diperkirakan dibangun pada abad ke-16 dari tokoh penyebar Agama Islam yaitu Syekh Abdul Mannan. “Menurut sejarah, Syekh Abdul Mannan merupakan orang yang pertama menyiarkan ajaran Islam ke Majene dan diperkirakan memasuki wilayah Sulbar termasuk Majene pada abad ke-16 Masehi,” bebernya.

Diuraikan, Syekh Abdul Mannan diberi gelar Tosalama dari masyarakat Majene berkat jasa dan para pendakwah ajaran Islam, sehingga penduduk Sulbar memeluk agama Islam sekitar 83 persen.

“Peringatan Maulid Nabi, menjadi momentum yang sangat baik untuk mengenang dan meneruskan perjuangan Syekh Abdul Mannan dalam menegakkan Islam yang kaffah di Bumi Assamalewuang ini,” ungkapnya.

Hadir pada peringatan Maulid Nabi, Gubenur Sulbar, Sekprov Sulbar, Wakil Bupati Majene, Sekda Majene, Ketua dan Wakil serta anggota DPRD Majene, Forkopimda, Ketua, Wakil Ketua TP-PKK, Ketua dan Wakil Ketua Darma Wanita Majene, para Kabag, Asisten, Staf Ahli, Pimpinan OPD, Camat dan Lurah, tokoh Agama, tokoh Adat, tokoh masyarakat serta masyarakat Majene.

(*)

error: Maaf... ! Web ini di Protek yaaa...