Imbauan Polisi Untuk Tidak Konvoi Diapresiasi oleh Guru

0
72

Mapos, Majene – Seluruh polisi di wilayah hukum Polres Majene melakukan imbauan kepada pelajar di sekolah menengah pertama (SMP) dan madrasah tsanawiyah (MTs) se Kabupaten Majene untuk tidak konvoi atau arak-arakan dijalan usai pengumuman kelulusan hari ini diapresiasi oleh guru.

Seorang guru di SMP Negeri 1 Sendana Masmuddin Youmbal Jum’at (25/5/2018) berucap syukur atas imbauan yang dilakukan oleh jajaran Polsek Sendana kepada pelajar untuk tidak konvoi atau arak-arakan usai pengumuman kelulusan.

https://mamujupos.com/wp-content/uploads/2021/02/IMG-20210212-WA0059.jpg

“Alhamdulillah, pengumuman kelulusan khususnya untuk SMP Negeri 1 Sendana aman tertib dan lancar. Antisipasi yang bagus, bersama sekolah dan Pak Kapolsek Sendana. Mantap dan terima kasih Pak Polisi Sendana,” sebut Masmuddin melalui pesan elektroniknya kepada mamujupos.com.

Diberitakan sebelumnya, hari ini Juma’at (25/5/2018) bertepatan pengumuman hasil Ujian Nasional (UN) bagi pelajar sekolah menengah pertama (SMP) dan pelajar madrasah tsanawiyah (MTs), jajaran Polres Majene mengimbau untuk tidak melakukan konvoi atau arak-arakan.

Kapolres Majene AKBP Asri Effendy mengatakan, KBO Sat Binmas Iptu Hendrik Tolayuk bersama staf mengimbau siswa-siswi SMP se-Kabupaten Majene agar tidak melakukan konvoi atau arak-arakan setelah mendapatkan kelulusan dari pihak sekolah masing- masing.

“Kepolisian Resort Majene dalam hal ini Satuan Binmas turun antisipasi sebelum dan sesudah pengumuman kelulusan supaya¬† tidak melaksanakan arak-arakan atau konvoi yang dapat mengganggu ketertiban lalu lintas umum,” kata Asri Effendy.

Dia berharap agar pelajar dalam merayakan kelulusan tidak euforia berlebihan, apalagi saat ini dalam suasana bulan suci Ramadhan.

(ipunk)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.