Hari Ini MoU Binlat Calon Anggota Polri Diteken Pemkab Majene dan Polres Majene

  • 6 Feb 2019
  • Majene
  • R Fajar Soenoe
  • 300
Gambar Hari Ini MoU Binlat Calon Anggota Polri Diteken Pemkab Majene dan Polres Majene

Mapos, Majene – Program pembinaan dan pelatihan (Binlat) calon anggota Polri di Polres Majene dimaksudkan, agar putra-putri daerah Majene mampu bersaing dengan peserta dari kabupaten lain dalam mengikuti penerimaan Polri tahun ajaran 2019 di Polda Sulawesi Barat.

Bupati Majene Fahmi Massiara tengah mengalungkan tanda peserta Binlat kepada salah seorang peserta di Aula Wira Pratama 97 Mapolres Majene, Rabu 6 Pebruari 2019.   Foto : Ist

Hal ini dilaporkan Ketua Panitia Binlat yang juga Kabag Sumber Daya (Sumda) Polres Majene, Kompol H Idhan dalam acara Pembukaan Program Binlat calon anggota Polri bagi putra-putri daerah Majene tahun anggaran 2019 dan penandatanganan MoU (Nota kesepahaman) antara Kepolisian Resort Majene dengan Pemerintah Kabupaten Majene, di Aula Wira Pratama 97 Polres Majene, Rabu (6/2/2019).

Peserta Binlat sebanyak 158 orang terdiri dari 127 putra dan 31 putri akan mengikuti Binlat selama 3 bulan mulai dari Januari 2019 sampai dengan Maret 2019.

“Seleksi awal meliputi tinggi badan dan berat badan, tes buta warna dan administrasi lainnya,” kata Kompol H Idhan.

Kemudian, mulai 6 Januari sampai dengan 17 Maret 2019 akan dilaksanakan pemusatan dan pelatihan meliputi bidang kesehatan, bidang kesamaptaan, bidang psikologi dan bidang akademik.

Sementara Kapolres Majene AKBP Asri Effendy dalam sambutannya bersyukur, karena acara ini bisa terselenggara dengan baik.

“Hal ini bisa terjadi atas kerjasama dari pelaksana, yaitu dari Kabag Sumda dan jajaran Pemkab Majene, dan Bapak Bupati Majene selaku pimpinan tertinggi di Kabupaten Majene,” kata Asri Effendy.

Menurutnya, Binlat tahun ajaran 2019 adalah tahun kedua pelaksanaan program pendidikan dan pelatihan selama dirinya menjabat sebagai Kapolres Majene.

Lebih jauh katanya, Polri mempunyai sistem recruitment sendiri dan mempunyai persyaratan atas kualitas putra-putri yang akan mengikuti pelatihan, dimana kebutuhan personel Polda saat ini baru terisi sekitar 25 persen dan untuk Polres Majene sendiri baru terpenuhi sekitar 40 persen dari kebutuhan ideal layak sebagaimana yang dibutuhkan untuk sebuah Polda atau Polres.

“Mudah-mudahan tahun ini kita bisa menambah personel, baik itu di Polda maupun di Polres Majene. setiap tahunnya Polda menerima sekitar 200 orang dibagi 6 kabupaten yang ada di Sulbar. Jadi setiap daerah mendapatkan jatah sekitar 40 orang,” beber AKBP Asri Effendy.

Kabupaten Majene kata dia, bisa saja mendapatkan kuota lebih dari kabupaten lainnya bila putra-putri daerah mampu berkompetisi dengan utusan daerah-daerah lain.

Tak lupa Asri Effendy berterima kasih kepad Bupati Majene beserta jajarannya karena telah mendukung program dari kepolisian.

Ia menitipkan kepada Bupati Majene agar Dinas Kesehatan juga dapat memberikan semacam pembekalan kesehatan buat peserta Binlat dari 150 orang untuk disaring menjadi tim inti nanti untuk mengikutan seleksi selanjutnya.

Pada kesempatan sama, Bupati Majene Fahmi Massiara dalam sambutannya mengatakan, Pemerintah Daerah sudah turut serta membantu menyukseskan program Binlat calon anggota Polri bagi putra-putri daerah di Kabupaten Majene tak lain untuk melihat putra-putri Majene dapat bersaing dengan putra-pitri daerah lain.

“Kita prihatin karena selama ini anak-anak kita hanya sedikit yang lulus dalam seleksi Polri. Dengan Binlat ini, selaku pemerintah maupun pribadi saya berharap kita dapat menempati posisi tertinggi dari segi kuantitas dibandingkan dengan daerah lain,” kata Fahmi Massiara.

Akhirnya, ia memberi selamat kepada semua peserta yang ikut, semoga kedepannya bisa memberikan yang terbaik seiring dengan minat, bakat, dan kemampuan yang dimilki.

(ipunk)