Geliat Apreseasi & Gebyar Anak Dalam Pentas Seni Berlangsung Semarak

  • 31 Jul 2019
  • Majene
  • R Fajar Soenoe
  • 249
Gambar Geliat Apreseasi & Gebyar Anak  Dalam Pentas Seni Berlangsung Semarak

Mapos, Majene — Mengarahkan anak usia dini setara PAUD dan TK dalam merangkai kreatifitas bukan perkara mudah.

Namun, itulah yang menjadi tantangan tersendiri bagi semua pihak, tak terkecuali orang tua.

Seperti yang terlihat di Pendopo Rumah Jabatan Bupati Majene, Rabu (31/7/2019) pagi tadi.

Di sana ratusan anak PAUD dan TK melangsungkan pentas seni.

Kegiatan itu dimaksudkan untuk memperingati Hari Anak Nasional (HAN) tahun 2019.

Dihadiri Bupati Majene – Fahmi Massiara, Wakil Bupati Majene – Lukman, Komandan Kodim 1401 Majene – Letkol Inf Ragung Ismail Akbar, Bunda PAUD Majene – Fatmawati Fahmi, Wakil Ketua TP PKK Majene, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Majene, Ketua Bhayangkari Majene dan para Pimpinan OPD terkait.

Ketua Panitia Pelaksana Ny Nuraeni Busri mengatakan, kegiatan itu bertujuan mengembangkan kreatifitas dan membangun karakteristik anak sebagai generasi pelanjut dimasa yang akan datang.

“Menggembirakan anak pada dunia emas (golden ages). Ada sekitar 500 orang anak yang hadir dan memeriahkan acara hari ini, terdiri dari anak PAUD dan TK se Kabupaten Majene,” katanya.

Rangkaian acara dalam Gebyar Paud kata dia antara lain, senam guru berjudul Aku Anak Indonesia, musik tradisional Parrawana, Sendratasik (Seni drama, tari dan musik), fashion show budaya nusantara dengan mengusung tema
Kita anak Indonesia Kita Gembira, Bersama Kita Wujudkan Idola (Indonesia Layak Anak) berbasis sehat, cerdas dan berprestasi.

Harapan dia, supaya tercipta anak bangsa yang sehat, cerdas, ceria, terampil, beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Ese agar tercipta putra putri bangsa yang MP3.

Pada kesempatan sama, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Majene Ir Iskandar mengatakan, yang
hadir dalam acara adalah generasi emas yang kelak akan menjadi penerus dalam pembangunan di NKRI.

“Inilah wujud dari pengembangan diri dalam menuju sumber daya manusia yang cerdas dan berbakat.
Dari semua kegiatan yang selama ini dilakukan oleh Bunda PAUD saat inilah bisa disaksikan oleh kita semua wujud dari semua pembinaan yang telah kami lakukan,” sebut Iskandar.

Demikian pula sambutan Bunda PAUD Majene – Fatmawati Fahmi. Ia sangat mengapresiasi kegiatan karena banyaknya dukungan penuh dari semua pihak dan orang tua.

Ia menilai, ada kemajuan prilaku dalam even karena hampir semua anak peserta lomba sudah tampil percaya diri.

“Dari sini kelihatan bahwa tonggak estafet kepemimpinan kedepan sudah tidak diragukan lagi. Mereka sudah bisa tampil tidak malu-malu,” katanya.

Ia minta supaya para orang tua untuk menjaga putra-putrinya. “Berilah asupan gizi cukup, berilah pendidikan agama yang baik, karena akan berpengaruh dalam perjalan hidup mereka,” kata Fatmawati.

“Di usia anak-anak kita saat ini adalah usia emas, dimana mereka akan selalu menyontoh. Berilah dia contoh yang baik supaya kelak mereka akan tumbuh menjadi contoh bagus kelak,” kata Fatmawati.


Senada dengan Bupati Majene – Fahmi Massiara. Ia mengatakan, melalui hari anak Indonesia, kita sebagai masyarakat yang perduli akan pendidikan, maupun para orang tua dapat memberikan perhatian yang penuh tanggung jawab dan memberikan segala yang terbaik untuk anak-anak.

“Seperti kita ketahui bersama, sampai saat ini masih banyak anak-anak yang kurang perhatian dari para orang tuanya dan masih banyak pula orang tua yang mendambakan anak-anak tumbuh dan berkembang menjadi anak yang berbakti kepada Bangsa dan agama,” kata Fahmi.

Maka dari itu, lanjut dia sebagai orang tua maupun masyarakat dia mengajak untuk mengajarkan segala kebaikan kepada anak-anak agar kelak menjadi sumber daya manusia yang bermanfaat.

“Sesuai harapan kita semua dalam memberikan motivasi bagi anak-anak, para guru di TK maupun PAUD supaya bisa mengembangkn bakat dan kreatifitas anak,” ujar Fahmi Massiara.

Dia berharap agar para guru dapat beradaptasi dengan zaman, karena katanya zaman dahulu beda dengan zaman sekarang.

“Ini era millenial. Untuk menambah kecerdasan otak saya minta supaya para guru dapat menyarankan kepada orang tua untuk memberikan makanan tambahan dan juga memperbanyak makan ikan. Karena daging ikan banyak mengandung omega 3 yang baik bagi perkembangan otak anak. Smoga melalui Apreseasi dan Gebyar PAUD ini anak-anak kita dapat mengambil berbagai pelajaran dari bidang-bidang lomba yang mereka ikuti, semoga budaya kearifan lokal dapat tetap dilestarikan,” pungkas Fahmi Massiara.

(ipunk)