dr. Muh. Ihwan: Sekarang Serangan Covid-19 Masuk Gelombang II

0
187

Mapos, Mamuju – Kasus penyebaran Covid-19 di Sulawesi Barat telah memasuki gelombang kedua. Hingga saat ini, kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Sulawesi Barat telah mencapai 1.707 kasus sejak Maret 2020.

Dari informasi yang berhasil dihimpun ke tim gugus penanganan Covid -19 Provinsi Sulbar menunjukkan bahwa data kasus positif Covid-19 per tanggal 19 Desember kemarin terus bertambah.

Untuk kabupaten Mamuju kasus positif sebanyak 39 kasus, Kabupaten Polewali Mandar 37 kasus dan 2 orang sembuh. Kabupaten Mamuju Tengah 1 kasus. Dan total positif Covid – 19 berjumlah 1.689 kasus, sembuh berjumlah 1.429 pasien dan meninggal sebanyak 26 orang.

https://mamujupos.com/wp-content/uploads/2021/02/IMG-20210212-WA0059.jpg

Anggota tim gugus Covid-19 dr Muh. Ikhwan, mengungkapkan, kasus covid di Sulbar meningkat tajam. Jika masyarakat tidak punya kesadaran dalam menerapkan protokol kesehatan (prokes) 3M, jumlah pasien positif Covid-19 kemungkinan akan terus bertambah. Dan kondisi seperti itu sudah pasti membuat pihak RSUD Provinsi Sulbar kian kewalahan menyediakan ruangan tempat perawatan.

”Hari ini kasus Covid-19 Mamuju bertambah 39 kasus. Untuk sementara UGD, beberapa poliklinik dan ruang isolasi RS Provinsi Sulbar dan RS Karantina Provinsi tidak menerima pasien karena kamar semua sudah penuh. Perlu saya sampaikan bahwa sekarang serangan Covid-19 masuk gelombang Kedua. Pasien Covid-19 bergejala paling tidak adalah demam, batuk dan lemas. Mohon saudara untuk makin disiplin Prokes 3M. Pakai Masker, Jaga Jarak dan Rajin Mencuci tangan,” tulis Ikhwan dalam status facebook pribadinya, yang menyuarakan agar masyarakat harus disiplin Prokes 3M.

Dikonfirmasi ke Direktur RSUD Sulbar, Dr. Indah membenarkan bahwa sejak melonjak pasien Covid-19, ruangan pasien Covid-19 sudah penuh dan hampir semua ruangan tidak ada lagi terisi.

”Seharusnya masyarakat sadar dan selalu mematuhi protokol kesehatan. Full ruangan perawatan diketahui setelah bertambah pasien Covid beberapa hari ini. Saya kira rumah sakit yang ada di Mamuju harus berperan aktif jangan jadi penonton,” kunci.

(*)

 

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.