Ada Surat Teguran, Berisi Pencopotan Jabatan. Begini Ceritanya

Gambar Ada Surat Teguran, Berisi Pencopotan Jabatan. Begini Ceritanya

Mapos, Mamuju – Sekdis Koperindag Mamuju, Oktavianus TP, mengaku kaget tiba-tiba mendapat surat teguran dari Sekda Mamuju, Suaib. Lebih terkejut lagi, ternyata surat itu berisi sanksi, dicopot dari jabatan.

Surat pencopotan Oktavianus dari jabatannya itu tertanggal 29 November 2019 prihal teguran dengan Nomor : 800/2306/XI/2019 yang di tandatangani langsung sekdah Mamuju, H. Suaib.

“Jadi kemarin itu sekitar jam 14.00 lebih saya menerima surat. Saya kira undangan, tapi ternyata isi adalah teguran disiplin PNS sekaitan dengan peraturan pemerintah nomor 52 tahun 2010 tentang pelanggaran disiplin,” tutur Oktavianus, Rabu (04/12/2019).

Surat teguran untuk Oktavianus yang berisi pencopotan jabatan

Ditanya soal pelanggaran disiplin yang ditudingkan kepada dirinya, Oktavianus mengaku tidak mengetahuinya. Apalagi yang menyangkut pelanggaran disiplin sebagai ASN.

“Ini yang saya tidak tahu maksud pelanggarannya. Tetapi pimpinan mungkin lebih mengetahui karena saya ini hanya bekerja sesuai dengan tupoksi. Dan saya rasa keputusan bupati barangkali yang terbaik,” katanya.

“Menurut sy, sanksi ini mengarah ke politis. Sebab saya dinilai melanggar PP, 53 tahun 2010 tentang disiplin dan tidak netralitas,” imbuhnya.

Surat teguran untuk Oktavianus ini dinilai banyak kejanggalan. Sebab teguran itu tidak diikuti dengan sanksi, terlebih hingga mencopot dari jabatan. Beberapa masyakat menilai, surat tersebut perihal sanksi, bukam teguran.

“Paling tidak, ada ruang klarifikasi dari yang diberi teguran. Kebijakan ini juga aneh, sebab ada beberapa ASN lain yang jelas-jelas tidak netral, tapi tidak diberi sanksi. Hanya teguran biasa,” tutur salah seorang warga yang identitasnya enggan dimediakan.

(Berita ini masih dalam upaya konfirmasi)

(*)