Di Mamasa, Polisi Jaring Waitress THM Tanpa KTP

Gambar Di Mamasa, Polisi Jaring Waitress THM Tanpa KTP

Mapos, Mamasa – Jajaran Kepolisian Polres Mamasa menggelar Cipta Kondisi (Cipkon) malam minggu, menjelang Natal.

Kegiatan berlangsung pada sabtu malam, (30/11/2019), oleh puluhan anggota polisi baik anggota Reskrim, Lalu lintas dan juga patroli motor (Patmor).

Cipkon digelar Dengan mendatangi Tempat Hiburan Malam (THM), Lokasi Wisata Digital Kampung Natal di Desa Tondok Bakaru dan sejumlah titik yang dianggap rawan dalam kota Mamasa

Operasi yang kali ini dilaksanakan secara persuasif dengan memberikan himbauan keamanan kepada masyarakat yang dijumpai di titik-titik sasaran untuk memastikan terciptanya keamanana dan ketertiban di Masyarakat khususnya menjelang Natal tahun ini.

Kaur Reskrim Polres Mamasa IPDA. Drones Ma’dika yang memimpin kegiatan menyatakan, operasi cipkon ini merupakan kegiatan rutin pada setiap malam minggu. Khususnya pada masa-masa menjelang Natal, dengan mendatangi tempat-tempat yang dianggap rawan terjadinya tindak pidana.

“Kami mendatangi Tempat-Tempat Hiburan Malam (THM), tempat keramaian seperti lokasi Kampung Natal di Tondok Bakaru, dan beberapa titik dalam kota,” ungkap Drones

Disetiap titik yang didatangi, mereka mengumpulkan setiap masyarakat yang berada di lokasi dan memeberikan himbauan kamtibmas.

Misalnya di salah satu THM yakni Cafe Trijaya yang berlokasi di Rantebuda Mamasa yang menjadi sasaran pertama operasi, polisi menemukan ada wanita yang dipekerja tidak memiliki KTP. Polisi memberi ketegasan agar semua pekerja yang dipekerjakan di tempat tersebut segera memiliki KTP.

“Kami masih beri kesempatan malam ini, tapi untuk operasi berikutnya, tidak ada lagi pekerja yang tidak memiliki KTP, suoaya dipastikan bahwa semua pekerja tidak ada yang dibawah umur,” tegas Drones saat memberi pengarahan.

Selain itu, pihaknya juga meminta, khususnya kepada pengelola THM agar memastikan tidak ada aktifitas perjudian di yempat mereka, baik oleh para pegawai maupun tamu. Bahkan polisi mengancam, jika dikemudian hari menemukan adanya aktifitas yanh dilarang tersebut, maka cafe akan langsung ditutup.

Sementara di titik lain, seperti di Depan salah satu pusat perbelanjaan depan aula PKK Mamasa, yang setiap malamnya jadi tempat nongkrong anak muda, polisi mengumpulkan puluhan pemuda yang sedang nongkrong mengisi malam minggu mereka, dan memberi himbauan kamtibmas.

Dalam operasi kali ini, aparat kepolisian tak menemukan adanya indikasi pelaku tindak pidana, sehingga tak ada yang diamankan.

“Jadi operasi kali ini berjalan aman-aman saja, dan tidak ada yang kita amankan,” jelasnya.

(anis)

Baca Juga