DBH Lerek-lerekang Segara Terealisasi, Ini Penjelasan Harun

  • 19 Jul 2019
  • Majene
  • R Fajar Soenoe
  • 418
Gambar DBH Lerek-lerekang Segara Terealisasi, Ini Penjelasan Harun

Mapos, Majene — Upaya masyarakat Sulawesi Barat terlebih masyarakat Majene berjuang untuk mendapat bagi hasil (DBH) migas di Blok Sebuku Pulau Lerek-lerekang rupanya tak akan sia-sia.

Salah seorang unsur Pimpinan DPRD Provinsi Sulbar – Harun, Jum’at (19/7/2019) menyebut, selama sepuluh hari Ia tinggal di Jakarta untuk mengurus DBH Blok Sebuku di Kementerian ESDM.

“Selama sepuluh hari saya di Jakarta untuk membahas soal DBH Lerek-lerekang. Alhamdulillah hasilnya cukup menggembirakan, karena oleh pihak ESDM sudah menyetujui DBH Lerek-lerekang untuk Sulawesi Barat dan Kalimantan Selatan sebanyak 10 persen,” kata Harun.

Dalam pertemuan itu katanya, Ia sempat naik pitam lantaran oleh pihak terkait seolah ingin ingkar dari kesepakatan awal yang sudah dibuat.

“Mereka tidak mengakui hasil kesepakatan sebelumnya. Bahkan, ada indikasi semua hak hasil migas Blok Sebuku akan diambil alih oleh pusat.,” kenang Harun.

Anggota dewan Sulbar dari Dapil Majene ini juga menyesalkan pemerintah daerah Majene yang tidak serius mengurusi Blok Sebuku.

“Padahal, hasil bagi dari migas Blok Sebuku akan dapat dirasakan oleh anak cucu kita kelak,” kata Harun.

Lebih jauh menurut dia, persyaratan yang masih tersisa atas dua daerah yaitu Sulawesi Barat dan Kalimantan Selatan adalah perusahaan daerah (Perusda).

“Kalau Perusda sudah terbentuk, maka kita sudah dapat jatah sebesar 10 persen,” ungkap Harun seraya berharap supaya masyarakat Majene dan masyarakat Sulbar berdoa agar DBH migas Blok Sebuku segera terealisasi.

(ipunk)