Dari Pembuat Ballo, Ismail Beralih ke Gula Merah

0
33

Mapos, Mamuju¬†–¬†Jelang bulan suci Ramadhan 2018, pihak Polres “Metro” Mamuju semakin gencar melakukan razia dan penindakan terhadap peredaran minuman keras dan obat-obatan terlarang.

Selain melakukan razia dan penindakan, pihak Polres “Metro” Mamuju juga memberikan himbauan kepada para pelaku penjual minuman keras dan pembuat minuman keras tradisional jenis Ballo agar tidak lagi membuat dan memperjual belikan minuman keras tanpa Izin.

Himbauan tersebut akhirnya berbuah manis. Hal ini terbukti setelah Kapolsek Tapalang menyambangi salah satu warga Desa Tapalang yang dulunya berprofesi sebagai pembuat minuman keras tradisional jenis ballo, kini beralih profesi sebagai pembuat gula merah / aren.

https://mamujupos.com/wp-content/uploads/2021/02/IMG-20210212-WA0059.jpg

Kapolsek Tapalang Iptu Kamali menjelaskan, dulunya, Ismail beprofesi sebagai pembuat minuman keras tradisional jenis ballo, mengetahui hal itu, kami mendatangi Ismail dan memberikan pencerahan tentang bahaya dan dampak negatif dari pekerjaannya itu.

Setelah diberikan masukan dan himbauan pada beberapa hari lalu, kata Kamali, pada Minggu, (29/4/2018) kami kembali menyambangi Ismail dan Alhamdulilah, ada perubahan. Ismail telah beralih profesi dari pembuat ballo menjadi pembuat gula merah / aren.

“Dulunya Ismail bekerja sebagai pembuat minuman keras traditional jenis ballo. Namun setelah kami intens memberikan himbauan tentang dampak negatif dari miras jenis ballo tersebut, kini ia memutar haluan menjadi pembuat Gula merah yang dapat memaniskan kehidupan orang banyak,” ucap Kapolsek.

(fitri)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.