Dari Aduan Warga, Kementerian Lingkungan & Kapolsek Karossa Cek Lokasi Pencemaran

Gambar Dari Aduan Warga, Kementerian Lingkungan & Kapolsek Karossa Cek Lokasi Pencemaran

Mapos, Mateng – Kementerian Lingkungan dan Kehutanan Pusat melakukan pengecekan atas aduan dari Warga Dusun Anggaleha, Desa Lara, Kecamatan Karossa, terkait dugaan adanya pencemaran udara dan limbah dari Perusahaan Sawit, PT Primanusa Global Lestari, di Dusun Antalili, Desa Kambunong, Kecamatan Karossa, Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng).

Dalam pengecekan itu, pihak Kementerian didampingi oleh Kapolsek Karossa, Iptu Mukhtar Mahdi.

Hasilnya, tidak ditemukan apa yang menjadi aduan masyarakat.

Setelah dilakukan pertemuan yang difasilitasi oleh pihak kepolisian setempat antara pihak Kementerian Lingkungan dan Kehutanan dengan pihak pelapor yakni Baharuddin yang didampingi oleh Ketua Aliansi Pemuda Desa Kambunong Saddam Husain, terkait aduan mereka dan diberikan pemahaman, akhirnya menemui titik terang. Mereka menerima dengan baik dan selanjutnya membubarkan diri.

Sementara itu, Kapolsek Karossa, Iptu Mukhtar Mahdi yang dikonfirmasi usai memberikan pengawalan terkait kunjungan staf Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Pusat, mengatakan, apa yang menjadi aduan masyarakat mengenai adanya pencemaran udara dan limbah perusahan sawit, setelah dilakukan pengecekan di lokasi yang dimaksud, tidak ditemukan adanya pencemaran udara dan limbah, seperti yang dilaporkan masyarakat.

“Setelah dilakukan pengecekan, tidak ditemukan adanya pencemaran udara dan limbah,” ucap Mukhtar. Rabu (20/2/2019).

Mukhtar menjelaskan, setelah menerima aduan dari masyarakat yang mengatasnamakan petani tambak, pihak Kementerian Lingkungan dan Kehutanan Pusat langsung turun menindak lanjutinya.

“Nah, karena masuk dalam wilayah hukum Polsek Karossa, kami memberikan pengawalan hingga ke lokasi yang dimaksud, dan hasilnya, apa yang menjadi aduan masyarakat tidak terbukti,” terangnya.

Mukhtar berharap kepada masyarakat, agar tidak mudah percaya atas informasi yang belum jelas kebenarannya.

“Saya meminta masyarakat agar tidak mudah percaya atas informasi yang belum tentu kebenarannya. Bila ada informasi yang diterima, ditelaah dulu agar tidak menjadi kepentingan sepihak,” ujarnya.

Mukhtar menyarankan, agar setiap informasi yang diterima, ada baiknya didasari dengan bukti-bukti agar memiliki kekuatan yang kuat.

Kemudian kata Mukhtar, setiap informasi yang diterima, ada baiknya terlebih dahulu di musyawarahkan bersama dengan pihak yang diadukan guna mencari solusi yang terbaik.

“Ini semua untuk menjaga situasi di wilayah hukum Polsek Karossa aman dan terkendali,” imbuhnya.

Mukhtar juga meminta kepada masyarakat yang merasa dirugikan agar dapat mendata titik lokasinya disertai bukti-buktinya.

“Setiap persoalan bila di musyawarakan, tentunya dapat menghasilkan keputusan yang bijak dan tidak merugikan kedua belah pihak,” kuncinya.

Hadir dalam giat tersebut, diantaranya, staf Kementrian Lingkungan Hidup dan klKehutanan Pusat, yakni Bidang Pengendalian Pencemaran, Aderina Lubis dan Wulan Sapti, Kepala Seksi Pengendalian Pencemaran Provinsi Sulbar Hj. Juwariah Yusuf, Kadis Lingkungan Hidup Mateng Muliadi, Kapolsek Rural Karossa ( Iptu Mukhtar Mahdi, Direktur Legal Pusat Muslim, Manajer perusahaan PT Primanusa Global Lestari Purwono, Kabid Pengendalian Pencemaran Mateng Muhtar, Kepala Seksi Pengendalian Pencemaran Mateng Abraham, Babinsa Desa Kambunong Serda Gusti Pakan, Ketua Aliansi Pemuda kambunong Saddam Husain dan pelapor Baharuddin serta BKTM.

(usman)

Baca Juga