Mapos, Mamuju – Bertampat di ruang Cempaka Ballroom Hotel D’maleo Mamuju, digelar Rapat Koordinasi dalam rangka Peningkatan produksi kedelai yang di selenggarakan oleh Dinas pertanian Provinsi Sulawesi Barat tahun 2017.
Hadir dalam rapat itu diantaranya, Danrem 142/Tatag Kol. Taufiq Shobri, Penanggung jawab Upsus Wil Sulbar Ibu Ir. Rita Maesu, Dandim 1401/Majene Letkol Inf. Rahman, Dandim 1402/Polmas Letkol Arh. Dedi. S, Dandim 1418/Mamuju Letkol Arh. Imran, Kasiter Korem 142/Tatag Letkol Inf. Ari. W. Nugroho serta Kepala Dinas Pertanian Mateng, Ibrahim.
Dalam sambutannya, Danrem 142/Tatag Kol. Inf. Taufiq Shobri menyampaikan, peran Korem 142/Tatag sudah tiga tahun dalam pendampingan Upsus ketahanan pangan, diharapkan akan terus membaik.
“Kehadiran Satuan Korem 142 Kita sangat berarti buat meningkatkan kesejahteraan masyarakat terutama di bidang pertanian,” terang Taufiq Shobri. Rabu (15/11/2017).
Sementara itu, penanggung jawab Upsus Wilayah Sulbar Ibu Ir. Rita Maesu mengatakan, untuk tahun ini kita telah berhasil melakukan swasembada pangan berupa jagung. Direncanakan untuk tahun 2020 swasembada Kedelai. Sesuai arahan Presiden RI yang diteruskan ke Mentri Pertanian, untuk tahun 2045 kita sudah bisa menjadi lumbung pangan Dunia.
Realisasi Upsus program prioritas swasembada pangan TA. 2017 adalah LTT, diantaranya serap gabah petani (Sergap) dan cetak sawah, Danrem 142/Tatag selaku kalakgiat.
“Adapun dukungan TNI AD untuk Upsus Pajale diantaranya, membantu tenaga PPL dalam penyuluhan, pengawalan pupuk serta pendayagunaan alsintan,” Kata Rita.
Diteruskan Rita, sedangkan dalam serap gabah petani (Sergap) dan cetak sawah membantu bulog dalam penyerapan gabah petani serta realisasi cetak sawah di Sulbar 646, 85 hektar dan Sulsel 720 hektar.
“Penyerapan gabah petani serta realisasi cetak sawah di Sulbar 646, 85 hektar dan Sulsel 720 hektar,” tutup Rita.
(Fitria)
(Penrem 142/Tatag)







