Cegah Konflik Lahan, Polres Matra Gelar Dialog Publik

IMG-20170925-WA0094Mapos. Mamuju Utara – Duduk bersama dan bermusyawarah dinilai menjadi jalan terbaik bagi semua elemen dalam menyelesaikan persoalan sengketa lahan. Melalui langkah itu, informasi terkait penertiban lahan akan tersampaikan lebih baik dan konflik bisa dihindari.

Dengan itulah, maka Polres Matra bekerja sama dengan Pemda beserta DPRD Matra dan LSM menggelar dialog publik dengan tema “Optimalisasi Peran Tim Terpadu Dalam Penyelesaian Konflik Lahan di Kabupaten Mamuju Utara (Matra).

Adapun yang hadir dalam acara dialog publik diantaranya, Asisten Pemerintaan Makmur selaku Pembicara, Kapolres Matra AKBP Made Ary Pradana selaku Pembicara, Direktur Ketua LSP2M (Lembaga Studi dan Pemberdayaan Penguatan Masyarakat) Mamuju Utara Amirudin Ainun selaku Moderator, Anggota DPRD Matra (Wakil Ketua Komisi 1) dari Fraksi PPP Ikram selaku Pembicara, Media Massa / Insan Pers se Kab Mamuju Utara (Peserta) dan para Aktifis / LSM (Peserta), ungkap Kabid Humas Polda Sulbar AKBP Hj. Mashura. Senin (25/09/2017).

Dikatakan Mashura, adapun hasil dari keputusan dialog publik tersebut disepakati 7 point,  diantaranya :

1. DPR akan selalu memfasilitasi setiap aspirasi masyarakat terkait dengan sengketa lahan.

2. Pemerintah akan mendesak Instansi terkait untuk segera menentukan sikap terhadap konflik agar tidak meluas.

3. Mengoptimalkan Peran Tim Terpadu dalam mengatasi Konflik tanah.

4. Pihak Polres akan membantu memfasilitasi setiap aspirasi masyarakat terkait dengan konflik lahan.

5. Pihak Polres akan bersilaturahmi dengan kelompok masyarakat yang memiliki konflik yang akan dilakukan langsung oleh Kapolres dengan mendatangi kelompok masyarakat melalui kegiatan sambang masyarakat.

6. Pihak Polres menghimbau agar LSM dan aktifis dalam melakukan aspirasi agar menghindari pelanggaran hukum.

7. Tim Terpadu melalui Pemerintah Daerah akan menyiapkan dokumen dan administrasi yang perlu disiapkan untuk di tindak lanjuti ditingkat propinsi (DPR Prov. Sulbar) ataupun tingkat pusat (DPR RI).

Dikatakan, adapun Kegiatan dialog publik dilaksanakan pada pukul 14.30 WITA dan berakhir pada pukul 16.30 WITA, tutup Mashura.

(MP-01)