Bupati Majene Perintahkan OPD Kurangi Anggaran

  • 2 Apr 2020
  • Majene
  • R Fajar Soenoe
  • 419
Gambar Bupati Majene Perintahkan OPD Kurangi Anggaran

Mapos, Majene — Gentingnya Covid 19 membuat pemerintah pusat maupun daerah kewalahan dalam segi keuangan. Akibatnya, Bupati Majene Fahmi mengeluarkan surat kepada para kepala organisasi perangkat daerah lingkup Pemerintah Kabupaten Majene Nomor 910/535/2020 per tanggal 1 April 2020, tentang pengurangan anggaran.

Tindakan yang diambil oleh Fahmi Massiara itu guna memaksimalkan penanganan dan pencegehan masuknya Covid-19 di Kabupaten Majene.

“Kita harus mengambil langkah cepat mengingat pentingnya penanganan Covid 19. Kita mau ada pengurangan anggaran di OPD secara mandiri,” kata Fahmi Massiara, Kamis (02/02/2020).

“Ini disebabkan Anggraan Biaya Tak Terduga di APBD Kabupaten Majene tahun anggaran 2020 sudah mulai menipis. Dan untuk mengantisipasinya, salah satu langkah yang dilakukan adalah pengurangan anggaran yang dianggap tidak prioritas,” imbuh Fahmi Massiara.

Dikatakan, saat ini pihaknya menyerahkan ke pihak masing-masing OPD untuk menilai mana yang dianggap layak dan bisa untuk dikurangi.

“Karena masing-masing OPD lah yang mengetahui mana kegiatan yang dianggap prioritas dan mana yang tidak.
Hasil dari pengurangan secara mandiri oleh mereka akan direkap dan selanjutnya disesuaikan dengan kebutuhan Tim Gugus Covid-19 Kabupaten Majene,” tegasnya.

Ia berharap agar kegiatan di Tim Gugus Covid-19 tidak akan panjang, karena jika berkepanjangan tentu akan membutuhkan biaya yang lebih besar lagi.

Pada tempat terpisah, Kepala BKAD Kabupaten Majene, Kasman Kabil membenarkan langkah yang diambil Bupati Fahmi.

“Hal ini dilakukan untuk memenuhi pembiayaan penanganan Covid-19 Kabupaten Majene dengan adanya pergeseran anggaran dari OPD secara mandiri. Dan bila kedepannya dibutuhkan anggaran yang cukup besar lagi, maka kami akan menentukan besaran anggaran yang harus dikurangi dari masing-masing perangkat daerah,” pungkasnya.

(ipunk)