Bupati Majene Berpesan kepada Peserta Binlat Polri Agar Bersungguh-sungguh

  • 16 Jan 2020
  • Majene
  • R Fajar Soenoe
  • 508
Gambar Bupati Majene Berpesan kepada Peserta Binlat Polri Agar Bersungguh-sungguh

Mapos, Majene — Bupati Majene, Fahmi Massiara berpesan kepada semua peserta Pembinaan dan Pelatihan (Binlat) Polri di Polres Majene supaya bersungguh-sungguh dan serius dalam mengikuti Binlat.

“Kelak kedepannya, bila program ini sukses meloloskan banyak peserta menjadi anggota Polri, maka tentu kedepannya akan semakin banyak juga putra-putri daerah yang ikut Binlat,” kata Fahmi Massiara dalam acara Pembukaan Pembinaan dan Pelatihan Putra Putri Rekrukmen Terpadu Calon Anggota Polri Tahun 2020 di Aula Wira Pratama ’97 Mapolres Majene, Kamis (16/01/2020).

Dihadapan Kapolres Majene, AKBP Irawan Banuaji, Wakapolres Majene Kompol H Jamaluddin, Kepala Disdikpora Majene Iskandar, Kepala BKAD Kabupaten Majene, Kepala Disnakertrans Majene, Kepala Disbudpar Majene, para Kasat Polres Majene dan peserta Binlat, Fahmi Massiara mengatakan, Binlat yang dilaksanakan atas jalur koordinasi antara Pemerintah Daerah dengan Polres Majene yang telah dibangun selama ini.

“Program ini diwujudkan supaya terbuka jalan bagi adik-adik untuk masuk menjadi anggota Polri. Apalagi, sekarang untuk membuat aman negara dalam bingkai NKRI, maka tentu dibutuhkan personil kepolisian yang cukup banyak,” sebut Fahmi.

Ia menegaskan, sukses tidaknya para peserta Binlat berangkat dari ketemunya antara keinginan peserta Binlat dengan keinginan orang tua peserta.

“Sehingga tekad untuk berhasil lolos dalam rekruitmen Polri semakin membara,” kata Fahmi.

Tak lupa Ia menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kapolres dan seluruh jajarannya yang telah memfasilitasi acara.

“Semoga di waktu yang akan datang kita tetap menjalin kerjasama dan kita tingkatkan kembali pelaksanaan Pembinaan dan Latihan Putra-Putri Daerah Kabupaten Majene calon peserta rekrutmen terpadu anggota Polri tahun anggaran 2020,” tandasnya.

Sementara itu, laporan pelaksana kegiatan yang dibacakan oleh Kabag Sumda Polres Majene, AKBP Sutarmaji mengatakan, maksud dan tujuan diadakan Binlat tak lain agar putra putri Majene mampu bersaing dengan peserta dari kabupaten lain dalam mengikuti rekrutmen calon anggota Polri tahun anggaran 2020 di Polda Sulbar.

Dikatakan, pelaksanaan pembinaan dan pelatihan dimulai Januari 2020 sampai dengan Maret 2020 atau selama 3 bulan.

Seleksi awal meliputi tinggi badan dan berat badan, tes buta warna dan administrasi lainnya.

Pemusatan dan Pelatihan meliputi; bidang kesehatan, bidang kesamaptaan, bidang psikologi dan bidang akademik.

“Peserta berasal dari putra-putri yang ada di Kabupaten Majene dengan jumlah 110 orang terdiri atas, 85 orang putra dan 25 orang putri,” katanya.

Ia menyebut, sebagai data awal pada tahun 2018 yang ikut tes di Polda Sulbar sebanyak 100 orang dan yang dinyatakan lulus 26 orang.

Dan pada tahun 2019 yang mendaftar di Polda sebanyak 155 orang yang lulus 22 orang.

“Anggaran yang digunakan sebanyak Rp150 juta dan bersumber dari bantuan Pemda Majene melalui Bupati Majene Bapak Dr H Fahmi Massiara, MH,” akunya.

Pada kesempatan sama, Kapolres Majene, AKBP Irawan Banuaji mengatakan, pihaknya mengucapkan terima kasih kepada Bupati Majene atas semua dukungannya sehingga terselenggaranya kegiatan ini.

Kata dia, kegiatan pembinaan dan pelatihan diselenggarakan untuk menyiapkan putra-putri Kabupaten Majene untuk siap mengikuti seleksi perekrutan calon anggota Polri di Polda Sulawesi Barat.

“Kita anggap kegiatan ini sebagai pemanasan sebelum masuk test yang sebenarnya,” tegas Irawan Banuaji.

Menurut dia, peserta Binlat merupakan calon anggota Polri yang berniat dan bertekad mengabdi untuk negara dan bangsa sehingga termotivasi dan tanpa paksaan dari siapapun.

“Kita ketahui bersama, bahwa tugas Polri cukup berat. Tapi karena ada niat dan tekad yang bulat dari diri sendiri maka kedepannya akan mulus dalam perjalanannya. Dan yang utama bila lulus nanti, harus siap mengabdi dimana saja.
Lakukan yang terbaik disetiap item test yang dilaksanakan. Jangan berpikir bahwa ini hanyalah Binlat, belum tes sebenarnya. Justru dari sinilah kita bisa mengukur kemampuan diri kita sendiri,” tegas Irawan Banuaji.

(***)