Bupati Majene Harap, Pejabat Sekretariat Daerah Tingkatkan SDM

  • 10 Jan 2020
  • Majene
  • R Fajar Soenoe
  • 429
Gambar Bupati Majene Harap, Pejabat Sekretariat Daerah Tingkatkan SDM

Mapos, Majene — Pasca pelentikan sejumlah pejabat eselon di Lingkup Pemkab Majene, Bupati Majene, Fahmi Massiara berkeinginan untuk menyatukan visi dalam penataan kerja pejabat terutama diungkap Sekretariat Pemkab Majene.

Untuk itu, bersama Wakil Bupati Majene, Lukman dan Sekretariat Daerah Kabupaten Majene, Andi Achmad Syukri T melakukan rapat dan sekaligus bersilaturrahmi dengan pejabat yang sudah dilantik, di Ruang Pola Kantor Bupati Majene, Jum’at (10/01/2020).

Wakil Bupati Majene, Lukman menyayangkan karena sedianya acara harus dimulai pukul 09.00 Wita terpaksa harus molor lantaran masih banyak yang belum hadir.

Sementara Bupati Majene, Fahmi Massiara mengatakan, karena markas pemerintahan ada di Sekretariat Daerah sehingga dirinya perlu menata ASN di lingkup sekretariat.

“Mulai dari jajaran asisten dan kepala bagian maupun staf ahli, seharusnya memberikan masukan dan apa saja yang akan dilakukan. Terutama staf ahli, jangan lagi menunggu bola tapi menyampaikan program-programnya, jalur koordinasinya kemana? serta membangun sinergitas kepada pihak terkait,” kata Fahmi Massiara.

Dikatakan, cara kerja ASN saat ini jauh beda dengan kebijakan masa lalu sebab banyak produk hukum maupun aturan yang perlu diaplikasikan dalam lingkup ASN dalam bentuk aplikasi sistem.

“Kalaupun ditemukan ada ketidak sesuaian, minta disampaikan dengan cara yang baik. Jangan frontal,’ katanya.

Menurut dia, banyak hal yang perlu mendapat perhatian di sekretariat daerah, seperti pemanfaatan sarana dan prasarana (Sapras) kantor seperti kendaraan dinas dan lain sebagainya.

“Bagaimana sarana itu dimanfaatkan sesuai kebutuhan. Jangan kita mengadakan sesuatu yang tidak penting. Kita prioritaskan yang lebih mendesak saja,” kata Fahmi.

Dia juga menyinggung soal anggaran yang digunakan dalam sekretariat. Menurutnya, para Kabag harus menyusun penggunakan anggaran secara rasional dengan membangun jalur koordinasi kepada yang lain.

Lebih jauh kata dia, seiring dengan bertambahnya TPP, ASN terutama pejabat di Sekretariat diminta lebih proaktif dalam bekerja.

‘Karena tidak ada lagi honor, maka harus kinerja ditingkatkan untuk mendapatkan TPP. Jangan lagi vakum dan diam saja, karena tidak akan menambah penghasilan saudara,” tegas Fahmi Massiara.

Dia mengaku, Kabupaten Majene termasuk daerah yang proaktif mengaplikasikan semua program pusat.

“Karena untuk mendapatkan perhatian pusat, tentu semua regulasi terstruktur dari pusat segera kita laksanakan supaya mendapat perhatian. Banyak daerah lain yang belum melakukan pemberian TPP sehingga oleh pusat tidak memberikan penghargaan,” kata Fahmi Massiara.

“Makanya banyak daerah lain yang bertanya, bagaimana cara Kabupaten Majene memberlakukan TPP,?” imbuhnya.

Dia berharap agar ASN di Sekretariat dapat meningkatkan SDM, karena semua sistem yang ada saat ini menggunakan sistem aplikasi.

(ipunk)