Bupati Fahmi : Semua Program Tahun 2019 Sudah Berjalan dengan Baik

  • 30 Des 2019
  • Majene
  • R Fajar Soenoe
  • 384
Gambar Bupati Fahmi : Semua Program Tahun 2019 Sudah Berjalan dengan Baik

Mapos, Majene — Dalam Upacara Bendara yang digelar di Halaman Kantor Bupati Majene, Senin (30/12/2019), Bupati Majene Fahmi Massiara mengaku, bahwa semua program sudah berjalan dengan baik.

“Ada beberapa penghargaan dan pemberian bantuan yang tadi telah diserahkan melalui program yang dijalankan di Pemkab Majene, kita berharap bahwa bantuan yang masuk di Majene, baik melalui APBN – APBD seperti program Rp1 milyar 1 kecamatan atau 1M 1 K bisa dimanfaatkan dengan baik,” kata Fahmi Massiara.

Terkait penyerahan Bentor kepada desa yang turut diserahkan dalam upacara, Fahmi mengatakan, bahwa memang ada program yang dibiayai melalui dana desa.

“Namun, pemerintah masih memberikan rangsangan berupa kendaraan operasional untuk diapakai di desa. Saya berpesan kepada para Kades penerima, bila ada masyarakat yang butuh untuk keperluan apa saja supaya difasilitasi agar dapat memperlancar kegiatan-kegiatan di masyarakat,” kata Fahmi Massiara.

Dia juga menyinggung soal bantuan bibit ikan air tawar. Sesuai kewenangan yang melekat di Dinas Perikanan dan Kelautan, bahwa budidaya ikan air tawar lebih dikembangkan di kabupaten.

“Karena kewenangan perikanan tangkap kebanyakan diambil alih ke provinsi dan pusat, sehingga penguatan dari semua ini kita lakukan,” tegasnya.

Ia mengaku, masyarakat Majene lebih suka mengonsumsi ikan laut dibandingkan ikan air tawar.

“Ini terkait kebiasaan kita disini. Padahal, bila kita serius mengelolah peternakan ikan air tawar, hasilnya juga sangat lumayan, karena pertumbuhan ikan air tawar terbilang cepat, dan hasilnya dapat membantu perekonomian keluarga,” sebut Fahmi Massiara.

Demikian juga soal bantuan ayam kampung. “Ini juga sangat baik, karena pertumbuhannya cukup cepat, apalagi dengan cara disilangkan, dan tentu hasil penjualannya nanti akan laris. Hanya dalam tempo 90 hari sudah bisa dikonsumsi. Bila masyarakat tertarik untuk membudidaya, maka akan menambah pendapatan. Terlebih lagi, cara ternaknya tidak butuh tempat yang luas, tapi ini khusus bagi rumah tangga tidak mampu,” urai Fahmi Massiara.

Ia menambahkan, sudah banyak program pemerintah yang telah digulirkan ke masyarakat, hanya saja tinggal bagaimana masyarakat mengelola dengan baik dan berhasil guna.

“Kita sudah memasuki tanggal 30 Desember 2019 saat ini, dan kita sudah memasuki akhir tahun. Alhamdulillah, hampir semua program yang mempunyai pembiayaan sudah berproses di Bank Sulselbar. Dan kegiatan tersebut sudah terlaksana dengan baik. Kita juga sangat bersyukur kepada Allah SWT, karena dana yang ada tidak habis digunakan, dan sudah dua tahun terakhir, kita telah menangani program secara ketat. Dan alhamdulillah, proses pencairan di akhir tahun melalui Bank Sulselbar berjalan sesuai harapan karena berkas sudah tidak menumpuk seperti di tahun-tahun sebelumnya. Inilah yang kita lakukan selama ini, bagaimana menjaga stabilitas keungan sehingga tidak menimbulkan dampak buruk. Itu semua kita antisipasi supaya tidak ada dana yang menyeberang ke tahun berikutnya dan bahkan dinyatakan hangus,” tandas Fahmi panjang.

(ipunk)