Bupati Fahmi Harap Ada Brand Lokal Majene

  • 11 Jul 2019
  • Majene
  • R Fajar Soenoe
  • 187
Gambar Bupati Fahmi Harap Ada Brand Lokal Majene

Mapos, Majene — Melihat potensi daerah Kabupaten Majene yang kaya dengan sumber daya alamnya maka perlu gebrakan tersendiri semisal membuat brand lokal.

“Sudah sepantasnya kita juga bisa memperkenalkan hasil pertanian kita, dengan membuat brand lokal Majene, misalnya Kopi Tallambalao dan sebagainya,” ungkap Bupati Majene Fahmi Massiara dalam sosialisasi dan lokakarya berkaitan dengan pembangunan kawasan agroindustri kelapa di Kabupaten Majene sebagai komoditas unggulan daerah yang diselenggarakan oleh
Habibie Institut di Kantor BPP Tunda’ Kamis, (11/7/2019).

Dikatakan, beberapa waktu lalu rombongan Habibie Centre melalui Dompet Dhuafa sudah bertemu dengan dirinya.

“Inti dari pertemuan itu adalah bagaimana bisa bertemu dengan para petani dan difasilitasi dalam hal pemasaran hasil pertanian,” kata Fahmi Massiara.

Ia mengaku, saat ini petani Majene hanya melakukan petik – jual, sementara yang diharapkan petani adalah bisa melaksanakan konsep petik – olah – jual.

“Semua ini menjadi ranah para penyuluh pertanian di lapangan. Namun ada juga kendala yang dihadapi oleh para petani, karena mereka sudah banyak yang berhubungan langsung dengan para tengkulak,” aku Fahmi Massiara.

Dia menyebut, masih banyak tanaman keras lainnya yang ada di Majene.

“Bukan hanya kelapa saja, tapi juga ada kemiri, cengkeh, kopi dan coklat,” kata Fahmi.

Lebih jauh kata dia untuk menjalin mitra dengan Dompet Dhuafa, nanti Dinas Pertanian yang akan menindak lanjuti.

“Saya berharap bisa juga berhubungan dengan Bumdes, karena disetiap desa sudah memilikinya,” ujar Fahmi Massiara.

“Sudah sepantasnya kita bisa memperkenalkan hasil pertanian kita, dengan membuat brand lokal Majene, misalnya Kopi Tallambalao dan sebagainya,” imbuh Fahmi seraya menambahkan, sebelumnya Dinas PMD juga sudah melaunching beberapa produk dearah seperti kecap dan sebagainya.

“Tentu yang harus jadi perhatian adalah supaya semua produk tersebut didaftarkan di BPOM RI,” tandas Fahmi.

(ipunk)