BPJS Ketenagakerjaan Gelar Sosialisasi Jamsostek Award 2026 Bersama Tim 9 Provinsi Sulawesi Barat

Mapos, Mamuju – Langkah strategis guna mendorong peningkatan kepatuhan dan kontribusi jaminan sosial ketenagakerjaan di tingkat daerah resmi dimulai. BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Sulawesi Barat menggelar pertemuan khusus dalam agenda “Kegiatan Sosialisasi Jamsostek Award 2026, Bersama Tim 9 Provinsi Sulawesi Barat.

Rapat koordinasi dan sosialisasi ini dihadiri langsung oleh jajaran Tim 9 Provinsi Sulawesi Barat yang terdiri dari unsur Sekretariat Daerah, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Dinas Tenaga Kerja, serta instansi teknis terkait lainnya bersama manajemen BPJS Ketenagakerjaan Sulawesi Barat. Agenda formal ini difokuskan untuk menyamakan persepsi mengenai indikator penilaian, memperkuat validitas data dukungan, serta memantapkan kesiapan dokumen administrasi pemerintah daerah.

Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Sulawesi Barat, Hamyuliawati Hamzah, menjelaskan bahwa Jamsostek Award merupakan ajang apresiasi bergengsi berskala nasional yang diberikan oleh pemerintah pusat kepada pemerintah daerah yang menunjukkan komitmen luar biasa dalam mendukung program jaminan sosial ketenagakerjaan.

“Sosialisasi bersama Tim 9 hari ini merupakan langkah krusial untuk membedah instrumen penilaian Jamsostek Award 2026. Penilaian ini tidak hanya melihat aspek regulasi yang telah diterbitkan, tetapi juga sejauh mana efektivitas alokasi anggaran daerah (APBD) dalam memproteksi para pekerja, khususnya pekerja rentan seperti petani, nelayan, dan tenaga keagamaan di Sulawesi Barat. Kami optimis, dengan sinergi yang solid, Sulawesi Barat mampu menyajikan potret komitmen perlindungan ketenagakerjaan terbaik di tingkat nasional,” ungkap Hamyuliawati Hamzah.

Tim 9 Provinsi Sulawesi Barat memegang peranan penting sebagai motor penggerak dalam pengumpulan data, penyusunan berkas, hingga koordinasi lintas sektoral guna memastikan seluruh kriteria penilaian terpenuhi dengan akurat. Dalam sesi paparan materi teknis, dibahas secara detail mengenai tren pertumbuhan kepesertaan, inovasi perlindungan jaminan sosial di tingkat desa, hingga kepatuhan pelaku usaha setempat.

Melalui sosialisasi terarah ini, BPJS Ketenagakerjaan dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat berkomitmen untuk terus meningkatkan cakupan perlindungan pekerja (universal coverage). Langkah persiapan dini yang terstruktur ini diharapkan mampu membawa Provinsi Sulawesi Barat meraih hasil yang maksimal pada ajang penghargaan Jamsostek Award 2026 mendatang.

(*)

error: Maaf... ! Web ini di Protek yaaa...