Mapos, Mamuju – Untuk Capai tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB/SDGs) di Sulawesi Barat, Kepala Sub Bagian Tata Usaha Biro Pemerintahan dan Kesra, Burahim, mengikuti kegiatan Coaching Clinic TPB/SDGs yang diselenggarakan di Kantor Bapperida, Selasa (18/8/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya strategis pemerintah daerah dalam meningkatkan pemahaman serta kapasitas aparatur terhadap implementasi TPB/SDGs di tingkat provinsi. Melalui coaching clinic ini, para peserta mendapat penguatan materi terkait kebijakan, indikator capaian, serta langkah-langkah konkret dalam mengintegrasikan prinsip pembangunan berkelanjutan ke dalam perencanaan dan pelaksanaan program pembangunan daerah.
Selain sebagai wadah peningkatan kapasitas teknis, kegiatan ini juga mendorong penguatan koordinasi antarperangkat daerah. Dengan sinergi yang lebih baik, diharapkan pembangunan di Sulawesi Barat dapat berjalan secara terarah, terpadu, dan berkelanjutan, serta memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan rakyat.
Secara terpisah, Kepala Biro Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Provinsi Sulawesi Barat, Murdanil, S.E., M.A.P., menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan ini. Menurutnya, penguatan pemahaman dan koordinasi antarperangkat daerah merupakan kunci utama dalam mewujudkan target pembangunan berkelanjutan.
“Kami di Biro Pemerintahan dan Kesra berkomitmen untuk terus mendukung dan mengoordinasikan seluruh upaya pencapaian TPB/SDGs di Sulawesi Barat. Sinergi yang kuat antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sangat diperlukan agar setiap program pembangunan dapat berjalan terarah, tepat sasaran, dan memberikan dampak sebesar-besarnya bagi kesejahteraan masyarakat,” ujar Murdanil.
Ia juga menambahkan bahwa kegiatan seperti coaching clinic ini menjadi momentum penting untuk menyamakan persepsi dan langkah, sehingga pembangunan di Sulawesi Barat tidak hanya berfokus pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memperhatikan aspek sosial dan kelestarian lingkungan secara berkelanjutan.
Coaching Clinic TPB/SDGs ini diikuti oleh sejumlah perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat dan menjadi salah satu rangkaian aksi nyata menuju target pembangunan nasional maupun global yang telah ditetapkan.
(*)






