Berkas Dugaan Penganiayaan Camat Diserahkan ke Polres Majene

  • 15 Mar 2019
  • Hukum
  • R Fajar Soenoe
  • 331
Gambar Berkas Dugaan Penganiayaan Camat Diserahkan ke Polres Majene

Mapos, Majene – Berkas dugaan penganiayaan yang dilakukan oleh salah seorang camat berinisial Abd AS diserahkan oleh Polsek Banggae ke penyidik Polres Majene pada Kamis (14/3/2019) kemarin.

Menurut Kasat Reskrim Polres Majene AKP Pandu Arief Setiawan, Polsek Banggae telah menyerahkan perkara dugaan tindak pidana yang dilakukan oleh salah seorang camat di Majene ke Polres Majene.

“Polsek menyerahkan ke kami penanganan perkaranya. Ya, kita mengedepankan RJ (Restorasi Justice red) yaitu upaya damai antar kedua belah pihak,” sebut Pandu Arief Setiawan kemarin.

Dikatakan, jika upaya kekeluargaan gagal ditempuh oleh pelaku, maka pihaknya akan melanjutkan proses pidananya hingga tuntas.

“Kalau upaya itu gagal, kita terpaksa melanjutkan proses penyidikannya,” terang Pandu.

Dikatakan, hari ini Jum’at 15 Maret 2019, penyidik sudah mengirim undangan kepada sejumlah saksi untuk dimintai keterangan.

“Hari ini kita mengundang saksi-saksi dan selanjutnya kita akan panggil terlapor,” katanya.

Sementara korban, Hamzah Said yang tak lain bawahan pelaku menegaskan, pihaknya tidak mau melakukan perdamaian dengan pelaku.

“Saya tidak akan berhenti Pak. Saya minta polisi segera menuntaskan masalah ini. Apalagi, semua keluarga tidak terima perlakuan seorang camat kepada saya,” tegas Hamzah.

Dia mengaku, usai dianiaya oleh oknum camat, dirinya tidak bisa melakukan aktifitas kantor seperti biasanya dan sempat mengalami gangguan kesehatan hingga dirinya harus dirawat di rumah sakit selama satu hari.

“Malam usai kejadian, perasaan saya tidak enak. Oleh keluarga minta supaya saya segera ke rumah sakit waktu itu. Tapi saya menolak. Karena sudah tidak tahan sakit, keesokan harinya baru saya di bawa ke rumah sakit untuk opname,” beber Hamzah.

Diketahui, akibat penganiayaan yang diduga dilakukan oleh Abd AS Senin 11 Maret 2019 sekitar pukul 15.30 Wita, korban Hamzah Said menderita luka memar disekujur tubuhnya dan luka robek pada telinga sebelah kiri.

(ipunk)