Beredar Pupuk Palsu, HMI Mamuju Minta Kejati Turun Tangan

Aksi HMI

Aksi HMI

Mapos. Mamuju – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Mamuju menggelar aksi di dua tempat yakni di kantor Gubernur Sulbar dan DPRD Sulbar.

Aksi ini terkait maraknya peredaran pupuk palsu yang di distribusikan oleh pihak Dinas Pertanian Sulbar ke petani.

Dok. Mamujupos.com

Dok. Mamujupos.com

Menurut Koordinator lapangan Amiruddin, dari hasil investigasi dilapangan, kami menemukan ada 3 daerah yang telah disalurkan dan terindikasi pupuk yang disalurkan adalah pupuk palsu. diantaranya Desa Pammulukang, Desa Keang dan Kecamatan Bonehau. Senin (25/09/2017).

Lanjut disampaikan, setelah kami melakukan uji kelayakan terhadap pupuk tersebut ternyata palsu, terbukti pupuk itu tidak menimbulkan efek kesuburan terhadap tanaman melainkan tanaman itu mati setelah terkena pupuk palsu.

Dok. Mamujupos.com

Dok. Mamujupos.com

Olehnya itu, kami meminta kepada Dinas Pertanian Sulbar untuk mempertanggungjawabkan peredaran pupuk palsu tersebut.

Kami juga akan membuat laporan ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulselbar terkait maraknya peredaran pupuk palsu yang dilakukan oleh Dinas Pertanian Sulbar, tegas Amiruddin.

Kami meminta Kejati Sulselbar untuk segera turun tangan dan memeriksa peredaran pupuk yang diduga palsu. Pupuk tersebut dibeli menggunakan anggaran APBD Sulbar tahun 2016, tutup Amiruddin.

(imanuddin)