Begini Detik-detik Penangkapan Pelaku Pembunuhan di Mamuju

IMG_20171105_141551
Wadir Krimun Polda Sulbar AKBP. Iskandar. SH. SIK Dengan Pelaku Pembunuhan Muslimin saat di ciduk di Donggala, Palu.

Mapos, Mamuju – Muslimin yang diduga sebagai otak pembunuhan terhadap Suriadi alias Adi di Jalan Ponogoro, Kelurahan Karema, Mamuju, Sulbar tak berkutik saat akan ditangkap aparat Kepolisian. Muslimin disergap di tempat persembunyiannya di Donggala, Sulawesi Tengah pada Sabtu (04/11/2017) pukul 16.30 Wita.

Tim penyergap merupakan gabungan Direktorat Kriminal Umum Polda Sulbar serta Polres Mamuju. Tim telah mengamati gerak-gerik tersangka. Polisi kemudian mendapat informasi Muslimin menginap di salah satu kerabatnya di Donggala.

Kasat Reskrim Polres Mamuju AKP. Jamaluddin membenarkan penangkapan tersebut. “Betul DPO atas nama Muslimin ditangkap di Donggala sekitar pukul 16.30 Wita,” ucapnya singkat. Minggu (05/11/2017).

Penangkapan itu di pimpin oleh Wadir Krimun Polda Sulbar AKBP. Iskandar. SH. SIK bersama Tim backup Polda Sulbar dan Resmob Polres Mamuju.

Jamaluddin menambahkan polisi segera melengkapi berkas acara pemeriksaan secepatmya. Muslimin menjadi DPO kurang lebih dua tahun.

“Pelaku bakal dijerat dengan pasal 340 junto pasal 338 KUHP tentang pembunuhan berencana dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara,” kata Jamaluddin.

Sebelumnya, tanggal 07 Agustus 2015, berdasarkan laporan polisi No. 322/VIII/2015, tanggal 14 Agustus 2015, atas pelaporan bernama Arfandi salah satu Karyawan PT. Enseval telah terjadi pembunuhan di salah satu kosan belakang kantor Bank BTPN

Korban atas nama Suriadi alias Adi ditemukan telah meninggal dunia pada hari jumat tgl 14 Agustus 2015 sekitar jam 14.30 Wita di Kosan belakang kantor Bank BTPN Kabupaten Mamuju, jalan diponogoro, kelurahan Karema, kecamatan Mamuju, kabupaten Mamuju, Sulbar dengan pelaku atas nama Muslimin.

Usai melakukan aksinya, pelaku Muslimin langsung melarikan diri dengan mengambil dan menggunakan sepeda motor korban, kemudian sepeda motor korban dibuang di kecamatan Tapalang, Kabupaten Mamuju. Selanjutnya pelaku menuju ke Daya, Makassar serta berpindah-pindah tempat. Terakhir di Donggala, Palu hingga di ciduk.

(usman)

error: Maaf... ! Web ini di Protek yaaa...