Antisipasi Korona, Anak Sekolah di Majene Dirumahkan Selama 14 Hari

  • 17 Mar 2020
  • Majene
  • R Fajar Soenoe
  • 516
Gambar Antisipasi Korona, Anak Sekolah di Majene Dirumahkan Selama 14 Hari

Mapos, Majene — Hasil Rapat Kewaspadaan dan Kesiapsiagaan terhadap penyebaran serta penularan Virus Corona Desease (Covid – 19) di Kabupaten Majene,
Selasa (17/03/2020) di Ruang Rapat Wakil Bupati Majene memutuskan, mulai besok Rabu 18 hingga 31 Maret 2020 anak TK sederajat, SD sederajat dan SMP sederajat dirumahkan atau diistirahatkan di rumah selama 14 hari kedepan.

“Kita tidak mengambil istilah libur sebab jangan sampai digunakan keluar daerah dan sebagainya,” kata Wakil Bupati Majene Lukman Norman.

Selain anak sekolah, perjalanan dinas keluar daerah Kabupaten Majene bagi ASN juga dibatasi selama 14 hari kedepan, kecuali yang sifatnya urgen atau mendesak.

“ASN bekerja dengan sistem shift yang dibagi dalam dua bagian, pagi dan siang akan diatur oleh Pimpinan OPD masing masing,” kata Wakil Bupati Majene Lukman.

Sedangkan TPP akan tetap diberikan dan dibebastugaskan untuk tidak menginput aktifitas harian, dengan langsung mendapat point 300 menit aktifitas perhari.

Hasil rapat juga mengimbau agar karpet atau permadani di masjid-masjid untuk sementara digulung dan tidak digunakan sementara dan disetiap tempat wudhu memasang sabun cuci tangan yang kemenangannya diserahkan kepada Kemenag Majene.

Terkait warga Majene yang melakukan perjalanan keluar negeri dan pulang dari luar negeri atau pulang dari daerah atau wilayah yang terpapar Covid 19 akan dilakukan pengawasan dan pemantauan selama 14 hari.

“Dan usahakan hindari tatap muka yang melibatkan banyak orang, sampai tanggal 31 Maret 2020,” pungkas Lukman.

(*)