Ancam Wartawan, Oknum Polisi Ini Diperiksa Kapolda

 

Kabid Humas Polda Sulbar AKBP Hj. Mashura

Kabid Humas Polda Sulbar AKBP Hj. Mashura

Mapos. Mamuju – Oknum Polisi Kompol TR yang mengeluarkan kata-kata arogan dan Kata-kata pengancaman kepada wartawan saat peliputan acara Sertijab (Serah terima Jabatan) dari Kapolda lama Brigjen Pol. Nandang ke Kapolda baru Brigjen Pol Baharuddin Djafar kini dalam periksaan Kapolda.

Menurut Kabid Humas Polda Sulbar AKBP Hj. Mashura, yang bersangkutan sudah dalam pemeriksaan Kapolda.

Kapolda pun menyampaikan pernyataan didepan media bahwa bila ada oknum yang kasar kepada masyarakat itu berarti pengecut tidak memahami tugasnya sebagai pelindung pengayom dan pelayan masyarakat terlebih kepada Wartawan, Polri dan wartawan harus bersinergi, Ucap Mashura melalui Pesan Whatsaapnya. Kamis (14/09/2017).

Dikatakan,  sesuai dengan Perintah Kapolda proses ini tetap dilanjut dan kalau benar adanya oknum tersebut terbukti berkata demikian maka harus meminta maaf dihadapan Media.

Sementara ini oknum tersebut masih dalam pemeriksaan pengambilan keterangan, kita tunggu bersama-sama hasil pemeriksaannya, tegas Mashura.

“Benar atau tidaknya, ada keluar kata-kata seperti itu kita tunggu hasilnya ini masih diambil keteranganya oleh Kapolda, mana tahu itu tidak benar, sekali lagi mari kita tunggu hasil pemeriksaannya, tutup Mashura.

Sebelumnya, kejadian ini terjadi saat acara serah terima jabatan Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulbar dari Brigjen Pol Nandang ke Brigjen Pol Baharudin Djafar yang digelar di halaman Mapolda Sulbar pada Kamis (14/9/2017).

Semula acara berjalan lancar, namun disaat awak media akan mengambil gambar Kapolda baru, awak media langsung dihalangi oleh oknum polisi.

Bahkan, oknum polisi ini bersikap arogan, mendorong awak media yang akan mengambil gambar Kapolda baru dan mengeluarkan kata-kata ancaman, mundur kalau tidak mundur akan saya tempeleng.

Dengan melontarkan kata kasar oknum polisi itu berkata mundur-mundur. Saya bilang mundur. Kalau tidak mau mendengar saya akan tempeleng.

(maman)