Mapos, Kendari – Raih poin 93,2 Ahmad Farid masuk empat besar klasmen Sementara Cabang Hafalan 500 Hadist Tanpa Sanad putra di STQH. Data tersebut dapat diakses melalui situs resmi LPTQ Nasional di https://lptqnasional.org.
Cabang ini menjadi salah satu andalan khafilah Sulbar pada ajang Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadist (STQH) Nasional ke-28 yang digelar di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara. Ada 10 provinsi yang ikutkan khafilahnya di cabang hafalan hadist.
Plt. Kepala Biro Pemkesra Setprov Sulbar, Murdanil, menyampaikan rasa syukur dan kebanggaan atas capaian tersebut.
“Alhamdulillah, Ahmad Farid menunjukkan potensi luar biasa. Dengan nilai 93,2 dan posisi empat besar, peluang masuk final sangat terbuka. Kita terus berdoa dan memantau perkembangan hasil resmi dari dewan hakim,” katanya.
Dia berharap Ahmad bisa lolos ke final dan memberikan prestasi untuk daerah sebagaimana harapan Gubernur Sulbar, Suhardi Duka dan Wakilnya Salim S Mengga.
Sementara itu, Sekretaris LPTQ Sulbar, Muhammad Sukri menuturkan prestasi ini menjadi bukti nyata kualitas dan kemampuan Ahmad Farid dalam menghafal serta memahami hadis Rasulullah SAW.
“Penampilannya luar biasa, hafalannya sangat kuat. Hanya perlu sedikit peningkatan dalam teknik penyampaian,” kata
Jika hasil klasemen tidak berubah hingga tahap akhir, Ahmad Farid berpeluang besar melangkah ke babak final dan mengharumkan nama Sulbar di panggung nasional STQH 2025.
“Ketika sudah ada informasi dia bisa masuk final, kita siapkan lagi untuk persiapan finalnya utamanya dalam teknik penyampaian. Karena anak ini punya prospek, dia penghafal Qur’an 30 Juz dan mampu berbahasa Arab,” ungkapnya.
(*)






