Mapos, Mamuju – Guna memantapkan dan memperkuat fungsi kehumasan Polri melalui media. Polda Sulbar bekerja sama dengan PT. Indonesia Indicator kembali menyelenggarakan Pelatihan Penggunaan Aplikasi Intelligence Media Management (IMM), di Aula Mapolda Sulbar. Senin (12/2/2018).

Pelatihan IMM dibuka oleh Kapolda Sulbar Brigjen Pol Drs. Baharudin Djafar, M.Si, didampingi Wakapolda Sulbar Kombes Endi Sutendi, Direktur IMM Indonesia Rustika Herlambang dan dihadiri para pejabat utama Polda Sulbar.
Kegiatan itu diikuti 60 peserta yang merupakan personel dari Satuan Kerja (Satker) Polda Sulbar serta para personil di jajaran Bidang Humas Sulbar dan Perwakilan Pemda Provinsi Sulbar.
Kapolda Sulbar Brigjen Pol Drs. Baharudin Djafar menjelaskan, pelatihan ini sangat diperlukan untuk meningkatkan kemampuan kapasitas personel Polri khususnya pengembang fungsi Kehumasan.
Disampaikan, kondisi saat ini, menuntut kepekaan Polri dalam mencermati peristiwa yang terjadi di tengah-tengah masyarakat serta informasi-informasi kekinian.
Untuk itu, kami harapkan para peserta dapat mengikuti pelatihan ini dengan serius agar ilmu yang didapat bisa bermanfaat dan dapat tersalur dengan benar. Menciptakan keadaan yang aman dan damai khususnya di Media Sosial.
“Diharapkan para peserta dapat secara serius mengikuti pelatihan ini. Dari ilmu yang diperoleh dapat memciptakan keadaan yang aman, damai serta kondusif, harap Baharuddin.

Ditempat yang sama, Direktur IMM Indonesia Rustika Herlambang menuturkan, IMM merupakan aplikasi yang dibangun untuk membantu tugas Polri, khususnya dalam fungsi kehumasan.
Dengan Aplikasi IMM semua pemberitaan di daerah bisa di pantau langsung oleh Mabes Polri, begitu juga sebaliknya sehingga dapat dikelola secara bersama.
Di era digital ini, dimana telah banyak terjadi perang informasi, untuk itu humas harus berperan aktif sebagai leading sektor dalam beradaptasi dengan perkembangan zaman dan teknologi.
Aplikasi IMM ini sebagai alat bantu bagi pelaksanaan tugas Humas Polri sehingga masyarakat akan lebih partisipasif terhadap Polri.
“Polri harus secara terbuka dalam menyampaikan informasi yang sesuai dengan keinginan masyarakat,” imbuhnya.

Sementara itu, Kabid humas Polda Sulbar AKBP Hj. Mashura M, SH menerangkan pelatihan ini digelar selama dua hari, yakni 12 – 13 Februari 2018.
Mashura berharap melalui pembekalan ini seluruh personil mampu mengelola Informasih dengan baik dan bijaksana.
(fitria / Humas Polda Sulbar)






