Darwis Damir: Patriotik Kita Wujudkan dengan Membangun Ekonomi Inklusif

Mapos, Mamuju – Kaban Kesbangpol Sulbar Darwis Damir menilai peringatan  Hari Sumpah Pemuda ke-98 ini merupakan momentum memperkuat nasionalisme generasi muda. Terutama di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital.

Tantangan nasionalisme saat ini tidak hanya berbentuk ancaman fisik, tetapi juga serangan informasi yang sulit dikenali masyarakat. Perkembangan teknologi memungkinkan berbagai narasi tersebar luas, bahkan berpotensi memengaruhi cara berpikir dan hubungan sosial masyarakat Indonesia.

Darwis mengajak agar semagat patriotik itu wujudkan dengan membangun ekonomu inklusif.

“Tema Sumpah Pemuda tahun ini ‘Patriotik, Gigih, Berempati: Pemuda untuk Indonesia’ sangat sejalan dengan Panca Daya Sulbar. Patriotik kita wujudkan dengan membangun ekonomi inklusif dari kakao, durian, dan UMKM serta melindungi ribuan nelayan kita,” katanya.

Gigih, lanjut Darwis, dibuktikan dengan membangun SDM unggul melalui ribuan beasiswa dan membangun jalan provinsi menjadi mantap di tahun 2026 untuk konektivitas.

“Berempati kita jalankan dengan UHC 100 persen, bantuan miskin ekstrim dan birokrasi digital yang melayani. Jika pemuda 1928 bersumpah satu tanah, satu bangsa, satu bahasa, maka pemuda Sulbar 2026 bersumpah: Satu Panca Daya untuk Sulbar Maju dan Sejahtera,” kuncinya.

(*)

error: Maaf... ! Web ini di Protek yaaa...