Mapos, Semarang – Memasuki hari ke-3 pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an Nasional (MTQN) ke-31 yang berlangsung di Kota Semarang, Provinsi Sulawesi Barat kembali menurunkan wakil terbaiknya. Kali ini, giliran Syabruddin yang tampil membanggakan nama daerah di Convention Hall Majt Kota Semarang pada cabang Tilawah Anak Putra.
Bertindak sebagai peserta dengan nomor urut penampilan 1, Syabruddin membuka rangkaian penampilan cabang tersebut pada hari ketiga ajang bergengsi tingkat nasional ini. Penampilannya menarik perhatian para juri, official, serta pendukung yang hadir memadati arena.
Dalam penampilannya, Syabruddin didampingi langsung oleh Muslim Kamaruddin dan Budi Abdullah, yang terus memberikan dukungan moral serta pendampingan teknis sejak sebelum naik ke panggung hingga usai tampil. Kehadiran pendamping ini menjadi bagian penting dalam memastikan peserta tampil maksimal sesuai dengan kaidah tajwid, makhraj, dan lagu yang telah dipersiapkan.
Di tempat terpisah, Murdanil, S.E., M.AP., selaku Penanggung Jawab Kafila Provinsi Sulawesi Barat sekaligus Kepala Biro Pemerintahan dan Kesra, memberikan tanggapan terkait penampilan peserta asal Sulawesi Barat tersebut.
“Kami sangat mengapresiasi penampilan ananda Syabruddin. Persiapan yang dilakukan selama ini membuahkan hasil yang maksimal. Kami berharap seluruh kafilah Sulawesi Barat dapat tampil optimal dan mengharumkan nama daerah di ajang MTQN ke-31 ini,” katanya.
MTQN ke-31 Kota Semarang menjadi momentum penting bagi para qari dan qariah terbaik dari seluruh provinsi di Indonesia untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya. Selain cabang Tilawah, berbagai cabang lain seperti Tahfiz, Tafsir, Fahm Al-Qur’an, dan Khat juga terus berlangsung sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
Kontingen Sulawesi Barat sendiri terus menunjukkan komitmen dan kesiapan dalam mengikuti seluruh rangkaian kegiatan, dengan dukungan penuh dari pemerintah daerah melalui Kafila yang dipimpin oleh Murdanil. Diharapkan, melalui ajang ini, prestasi dan syiar Al-Qur’an dari Sulawesi Barat semakin dikenal di kancah nasional.
(*)






