E-Learning Bapperida Sulbar Perkuat SDM Aparatur

Mapos, Mamuju – Di tengah tuntutan efisiensi anggaran, Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Provinsi Sulawesi Barat membuktikan komitmennya dengan memperluas akses pengembangan kompetensi aparatur. Melalui pemanfaatan pembelajaran digital (e-learning), program ini kini tidak hanya menyasar internal instansi, melainkan telah merambah ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) lintas daerah.

Langkah strategis ini merupakan wujud nyata dukungan terhadap Panca Daya Kelima Gubernur Sulawesi Barat, Dr. H. Suhardi Duka, M.M., yakni memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik dan akuntabel, serta mewujudkan pelayanan dasar yang berkualitas.

Kepala Bapperida Sulbar, Drs. Amujib, M.M. menyampaikan bahwa program ini terlaksana berkat sinergi yang kuat dengan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDM) Sulbar.

Sejak pertama kali diluncurkan pada 7 Februari 2026 hingga Selasa, 28 Juli 2026, tercatat sekitar 1.600 sertifikat telah diterbitkan dan dapat diunduh secara mandiri oleh peserta melalui laman resmi Bapperida Sulbar https://bapperida.sulbarprov.go.id/page/sertifikat-e-learning.

Antusiasme tinggi dari para aparatur terlihat jelas pada pelaksanaan seri ke-11 yang mengusung tema “Tata Kelola Pemerintahan Daerah Masa Kini”.

Kegiatan yang diselenggarakan pada Jumat (24/7/2026) ini menghadirkan Direktur Pascasarjana IPDN, Prof. Dr. Muhadam Labolo, M.Si., C.I.A.C., sebagai narasumber utama.

Sesi tersebut mencatatkan rekor partisipasi tertinggi dengan dihadiri oleh 610 peserta secara daring melalui Zoom Meeting dan siaran langsung di kanal YouTube Bapperida Provinsi Sulawesi Barat.

Capaian tersebut menunjukkan tingginya antusiasme aparatur dalam meningkatkan kompetensi sekaligus menjadi bukti bahwa transformasi pembelajaran digital mampu menjawab tantangan pengembangan kapasitas ASN secara efektif, inklusif, dan berkelanjutan.

Dengan memanfaatkan media digital, peserta telah menjangkau peserta dari berbagai daerah di Indonesia, tidak hanya berasal dari Pemerintah Provinsi dan kabupaten se-Sulawesi Barat.

Selain itu, Kepala Bapperida Sulbar juga menegaskan bahwa peningkatan kapasitas aparatur merupakan investasi penting untuk menghasilkan perencanaan pembangunan yang berkualitas.

Menurutnya, seluruh proses perencanaan pembangunan berakar pada ilmu pemerintahan sehingga aparatur perlu terus memperbarui wawasan sesuai dinamika kebijakan dan tantangan pembangunan.

Amujib menjelaskan bahwa penyelenggaraan E-Learning merupakan inovasi Bapperida Sulbar dalam menjaga keberlanjutan pengembangan kompetensi ASN di tengah keterbatasan anggaran. Melalui kolaborasi dengan BKPSDM Provinsi Sulawesi Barat, setiap peserta memperoleh sertifikat yang dapat diakui dalam sistem MyASN sebagai bagian dari pengembangan kompetensi aparatur.

“Program ini kami laksanakan secara rutin dua kali setiap bulan agar ASN memiliki ruang belajar yang berkelanjutan. Kami ingin aparatur tidak berhenti meningkatkan kapasitas, meskipun dihadapkan pada tantangan efisiensi anggaran. Dengan memanfaatkan teknologi digital, kesempatan belajar menjadi lebih luas, efektif, dan dapat diakses oleh siapa saja,” ujar Amujib.

Ia berharap materi-materi yang disampaikan dalam kegiatan e-learning tersebut dapat memperkuat pemahaman aparatur mengenai tata kelola pemerintahan daerah yang adaptif terhadap perkembangan zaman sekaligus relevan dengan kebutuhan riil pembangunan di Sulawesi Barat.

Melalui program E-Learning yang dilaksanakan secara berkelanjutan, Bapperida Sulbar berharap lahir aparatur yang semakin profesional, adaptif, dan inovatif dalam menyusun perencanaan pembangunan daerah.

Upaya tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat untuk memperkuat kualitas birokrasi sebagai fondasi utama dalam mewujudkan pembangunan daerah yang maju, dan menyejahterakan masyarakat.

(*)

error: Maaf... ! Web ini di Protek yaaa...