Mapos, Mamasa – Bupati Mamasa, Welem Sambolangi, secara resmi melantik Pengurus Karang Taruna Kabupaten Mamasa. Kegiatan pelantikan berlangsung di kawasan Wisata Buntu Kepa, Desa Taupe, Kecamatan Mamasa, Kamis (15/01/2026).
Dalam sambutannya, Bupati Welem menyampaikan bahwa pelantikan pengurus Karang Taruna tersebut merupakan tindak lanjut dari amanat Kementerian Sosial Republik Indonesia.
Ia menekankan pentingnya peran Karang Taruna sebagai mitra pemerintah yang bersifat positif, khususnya dalam mendukung program kepemudaan dan penanganan persoalan sosial di tengah masyarakat.
“Ini merupakan tindak lanjut dari arahan Menteri Sosial. Karang Taruna diharapkan menjadi mitra yang konstruktif dalam membantu pemerintah di bidang kepemudaan dan sosial kemasyarakatan,” ujar Welem di hadapan para pengurus yang dilantik.
Lebih lanjut, Welem mengatakan bahwa dalam proses pemulihan Kabupaten Mamasa, Karang Taruna diharapkan dapat bersikap proaktif dan mampu berperan sebagai fasilitator yang baik di tengah masyarakat.
Salah satu persoalan yang menjadi perhatian bersama, lanjutnya, adalah masalah sampah yang hingga kini masih menjadi tantangan di Kabupaten Mamasa.
“Terima kasih jika Karang Taruna dapat ikut membantu. Karang Taruna adalah wadah bagi anak-anak muda,” tambahnya.
Selain itu, Bupati Mamasa juga mengingatkan pentingnya kebijaksanaan anak muda Karang Taruna dalam menggunakan media sosial.
Ia berharap agar permasalahan yang ada tidak justru disebarluaskan keluar daerah, melainkan disampaikan secara langsung kepada pemerintah daerah untuk dicarikan solusi bersama.
“Jangan bangga jika anak muda justru melempar persoalan ke luar. Sampaikan kepada saya, bantu kami, jangan sampai Karang Taruna malah menjadi sumber masalah,” harapnya.
Olehnya itu, Welem menegaskan bahwa Karang Taruna harus tampil sebagai bagian dari solusi, bukan sebagai provokator, melainkan menjadi mediator yang baik di tengah masyarakat.
“Sebagai Pembina Karang Taruna, harapan saya anak-anak muda Karang Taruna harus cerdas dan bijak dalam bermedia sosial,” pungkasnya.
(sri/*)






