Hasil Capaian Sepanjang 2017, Kinerja Polda Sulbar Meningkat

Mapos, Mamuju – Kapolda Sulbar Brigjen Pol Baharuddin Djafar patut berbangga dengan capaiannya selama menjadi pemimpin Korps bhayangkara di Sulbar

Saat baru menjabat sebagai Kapolda, citra polisi perlahan membaik dengan sejumlah program baru yang dicanangkan.

Berdasarkan hasil capaian di akhir tahun, tingkat kepercayaan masyarakat terhadap Polda Sulbar meningkat.

Baharuddin meminta seluruh jajaran untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik. Salah satunya dengan mengaplikasikan pelayanan berbasis teknologi.

Selain itu, pengamanan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat juga harus diperketat.

“Kemudian juga penanganan kasus narkoba yang lebih tegas, terutama bandar-bandarnya itu. Kemudian juga penanganan kasus-kasus intoleransi, dan lain-lain,” kata Baharuddin saat press conference di Hotel D’Maleo. Rabu (27/12/2017).

Baharuddin menganggap, meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap kinerja Polda Sulbar karena faktor manajemen media yang baik memberitakan hasil penanganan Polisi selama ini.

Ia mengambil contoh pembunuhan di Sampaga yang menyedot perhatian masyarakat. Dalam waktu singkat, polisi berhasil meringkus para pelakunya di Mamasa. Kemudian kasus kasus lainnya.

“Kemudian penanganan kasus-kasus yang penting seperti kasus narkoba, masalah terorisme, radikalisme, intoleransi kemudian juga masalah siber termasuk masalah penanganan media sosial,” kata Baharuddin.

Baharuddin mengapresiasi sinergitas antara Polda Sulbar dan media yang selama ini telah membantu memberitakan kejadian-kejadian yang ditangani Polda.

“Saya sangat mengapresiasi sinergitas antara Polda dan media selama ini. Tanpa peran media informasi tidak akan diketahui publik,” kata Kapolda.

Ia mengungkapkan, selama ini situasi keamanan dan ketertiban di Sulawesi Barat selama 1 tahun ini banyak mengalami perubahan dalam hal pencapaian prestasi dan penghargaan dari loyalitas personil, itu semua berkat peran dari rekan-rekan media.

“Alhamdulillah, selama setahun ini situasi khamtibmas di Sulbar mengalami perubahan drastis, semua itu berkat rekan-rekan media,” terangnya.

Kapolda menghimbau kepada rekan-rekan media agar dapat memberikan masukan dan kritikan demi membangun Polda Sulbar kedepannya.

“Kami sangat menghargai kritikan dan masukan yang membangun demi kemajuan Polda Sulbar ke depannya” imbuhnya.

Walaupun Sulbar daerah yang kecil namun termasuk wilayah yang paling aktif memberitakan informasi kepada masyarakat, bahkan banyak polda-polda yang telah berkembang telah disaingi hingga dapat dikalahkan.

“Hal tersebut, tentu tidak terlepas dari peran serta semua pihak, khususnya para awak media yang mendukung pemberitaan Polri sehingga dapat dengan cepat di komsumsi oleh masyarakat,” terangnya.

Selain itu, kasus-kasus seperti narkotika, aksi terorisme, curanmor, perdagangan manusia dan seluruh aksi kejahatan lainnya akan tetap menjadi perhatian utama kami pada tahun 2018.

“Saya patut bersyukur, untuk kasus narkoba sendiri di jajaran Polda Sulbar tahun 2017, yang dilakukan secara dadakan dan hasilnya menujukkan semua personil Polda bersih dari narkoba. Namun dengan demikian saya akan tetap selalu mengontrol para personil,” ungkapnya.

Selain itu, kata kapolda, guna meningkatkan tali silaturahmi serta peningkatan rasa keamanan, ketertiban ditengah masyarakat, kami membuat suatu program yang disebut “Mioro Siola” yang artinya duduk bersama antara masyarakat dan Pemerintah.

Selanjutnya kata Kapolda, untuk penerimaan calon Polri, kami menjunjung tinggi prinsip BETAH (Bersih, Tansfarans, Akuntabel dan Humanis) guna mewujudkan calon anggota Polri yang berkualitas dan konpotatif serta profesional dalam melayani masyarakat serta berkomitmen untuk memberikan yang terbaik.

(usman)

error: Maaf... ! Web ini di Protek yaaa...