Mapos, Mamuju – Dalam rangka memastikan ketepatan sasaran program Bantuan Beasiswa Tidak Mampu, Analis Kebijakan Ahli Muda Biro Pemkesra Setda Provinsi Sulawesi Barat, Muhdar, melakukan koordinasi dan konsultasi dengan Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Barat pada kamis, (23/10/2025).
Kegiatan tersebut difokuskan pada sinkronisasi dan validasi data Desimen (Data Kesejahteraan Masyarakat), yang menjadi salah satu acuan penting dalam menentukan status masyarakat sejahtera atau tidak sejahtera. Data ini berperan strategis dalam memastikan bahwa bantuan pendidikan tepat diberikan kepada penerima yang benar-benar membutuhkan.
Dalam pertemuan tersebut, Muhdar menegaskan pentingnya integrasi data dan kolaborasi lintas perangkat daerah guna meningkatkan akurasi dan transparansi penyaluran bantuan.
“Kita ingin memastikan bahwa penyaluran beasiswa tidak mampu benar-benar berdasarkan data yang valid dan terverifikasi. Oleh karena itu, koordinasi dengan Dinas Sosial menjadi langkah penting agar program ini berjalan tepat sasaran,” ujar Muhdar.
Di tempat terpisah, Plt. Karo Pemkesra, Murdanil, menyampaikan apresiasi terhadap langkah koordinatif tersebut.
“Kami mendukung penuh upaya tim analis kebijakan dalam memperkuat basis data penerima bantuan. Sinergi dengan Dinas Sosial adalah bentuk komitmen Pemprov Sulbar dalam mewujudkan tata kelola bantuan pendidikan yang transparan, akuntabel, dan berkeadilan,” tutur Murdanil.
Langkah ini diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui sektor pendidikan, sekaligus memperkuat akuntabilitas program bantuan sosial dan beasiswa daerah.
(*)






