Danrem 142 Dan Forkopimda Sulbar Hadiri HUT Mateng

IMG-20171214-WA0136

Mapos, Mateng – Upacara peringatan HUT Mamuju Tengah (Mateng) ke-5 dipusatkan di jalan Poros Topoyo lapangan Benteng Kayu Mangiwang Kecamatan Tobadak Kabupaten Mamuju Tengah, Sulbar. Kamis (14/12/2017).

Bertindak selaku inspektur upacara Bupati Mateng H. Aras Tammauni, SE. Dan bertindak selaku komandan upacara Kapten Inf. Mukhtar (Danrami-04/Budong-Budong).

Upacara peringatan HUT Mateng itu di hadiri kurang lebih 2500 orang.

Nampak hadir, Gubernur Sulawesi Barat H. Ali Baal Masdar, M.Si, Dirjen Pengembangan Kawasan Transmigrasi Kementrian Pengembangan Desa Tertinggal dan Transmigrasi RI Drs. Putut Edy Sasono, Dan Lantamal VI Makassar Laksaman Pertama Yunus, Kapolda Sulbar Brigjen Pol Drs Baharuddin Jafar MSi, Danrem 142/Tatag Kolonel Inf. Taufiq Shobri, mantan Gubernur Sulbar H. Anwar Adnan Saleh, Bupati Mamuju Wahid Habsy, Dandim 1418 Mamuju Letkol Arh. Muh Imran MSi, Kapolres Mamuju AKBP Rivai Arvan Sik, MH, Wakil Bupati Mamuju Irwan Pababari, Kajari Mamuju Andi Muhammad Hamka, SH dan para kepala OPD Se Sulbar.

Turut Hadir pula Raja Mamuju H. Andi Maksun Dai, para pejuang dan pendiri Kabupaten Mateng, Toma, Toga serta para tokoh Pemuda dan para siswa siswi.

Dalam sambutannya Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi RI mengatakan, seperti telah kita ketahui bersama bahwa tanggal 12 Desember adalah hari bersejarah bagi transmigrasi di Indonesia. Karena itu, Pemerintah telah menetapkannya sebagai Hari Bhakti Transmigrasi. Setiap tahun kita telah memperingati Hari Bhakti. Dan untuk tahun 2017 ini adalah yang ke-67.

Lebih jauh dikatakan, peringatan Hari Bakti Transmigrasi tahun ini, berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya karena dirangkaikan dengan Hari Jadi Kabupaten Mamuju Tengah ke 5. Kabupaten Mamuju Tengah, bagi pembangunan transmigrasi memiliki
arti yang cukup penting. Karena Mamuju Tengah, merupakan salah satu dari 100 lebih lokasi transmigrasi yang menjadi lbu Kota Kabupaten. Di Kabupaten ini juga 70% desanya dibentuk dari permukiman transmigrasi.

Disampaikan, dengan melihat potensi yang ada, saya berharap KTM Tobadak mampu berkembang lebih maju sebagai pusat agrobisnis dan agroindustri dengan meningkatkan sinergitas dan kolaborasi antar kementerian/lembaga terkait, BUMN, swasta, Pemerintah Daerah dan masyarakat melalui pengembangan Bumdes, dan Bumdes Bersama.

Sementara itu, dalam sambutannya Bupati Mateng H. Aras Tammauni, SE menyampaikan, sebagian besar Penduduk yang ada di Kabupaten Mateng adalah eks UPT transmigrasi bahkan terbentuknya Kabupaten Mateng sebagai Daerah otonom baru di Provinsi Sulbar. Kabupaten Mateng adalah salah satu Kabupaten yang paling memberikan andil adalah berkat adanya program transmigrasi dari Pemerintah.

“Setelah hampir dua tahun mengemban amanah menahkodai Kabupaten Mateng sesuai Visi Pemerintah Kabupaten Mateng Adalah terwujudnya kemandirian daerah dalam bingkai Lalla Tassiara melalui gerakan bersama membangun Mateng untuk meningkatkan kesejahteraan Masyarakat,” tuturnya.

Menurutnya, dari visi ini mendorong pencapaiannya melalui delapan misi prioritas program pembangunan yaitu peningkatan infrastruktur dasar, kesehatan pendidikan, prasarana pertanian, peningkatan ekononmi masyarakat.

“Peningkatan kualitas pelayanan birokrasi, terciptanya stabilitasi keamanan melalui toleransi antara umat beragama dan perlindungan HAM serta mendorong terpeliharanya nilai-nilai budaya dan Kearifan lokal,” ungkapnya.

Perinngatan upacara turut di meriahkan adanya demonstrasi terjun payung dari TNI AL, penerjun di angkut menggunakan pesawat Cassa CN 212 Skuadron 600 Wing Udara-1 Puspenerbal dengan pilot Kapten Laut (pelaut ) Ali Akbar dan Co Pilot Kapten Laut ( pelaut ) Eko dengan 10 penerjun.

(fitria)

(Penrem 142/Tatag)

error: Maaf... ! Web ini di Protek yaaa...