
Mapos, Mamuju – Jasad Supardi (50), warga Dusun Tirta Agung Desa Toabo Kecamatan Papalang Kabupaten Mamuju ditemukan warga di persawahan sekitar pukul 18.00 Wita, Senin (04/12/2017).
Dari keterangan Bhabinkamtibmas Desa Papalang Kecamatan Papalang Brigpol Ilyas yang turut mengevakuasi jasad Supardi menjelaskan penemuan mayat yang dibelakangan diketahui bernama Supardi sempat menggegerkan warga setempat.
Ilyas menjelaskan, warga mengira mayat tersebut hasil dari tindakan pembunuhan dikarenakan ditemukan pada leher mayat tersebut ada tanda goresan. Namun setelah dilakukan outopsi di Pustu Toabo ternyata korban meninggal akibat tekanan darah tinggi sesuai dengan riwayat kesehatan korban.
“Korban meninggal akibat tekanan darah tinggi,” tuturnya.
Kejadian itu dibenarkan oleh istri korban bahwa suaminya memiliki riwayat tekanan darah tinggi.
Ditemukannya ada goresan di leher korban dengan panjang kurang lebih lima centimeter dalam 0,1 milimeter diakibatkan goresan rumput saat korban terjatuh.
“Adanya goresan di leher korban diakibatkan oleh rumput pada saat korban terjatuh,” terang Ilyas.
Dari informasi yang diterima, berawal di saat korban akan berangkat dari kediamannya untuk mengambil rumput makanan sapi di sawah yang terletak di Dusun Pamalaliang Desa Topore Kecamatan Papalang.
Tak kunjung kembali, istri Korban gelisah serta beranjak untuk mencari korban. Namun tak disangka, Ia (istri korban, red) menemukan suaminya sudah tak bernyawa lagi.
“Tak kunjung pulang ke rumah, istri korban menyusul ke persawahan dimana biasanya korban mengambil rumput dan menemukan suaminya sudah tak bernyawa lagi,” ucap Ilyas.
Atas permintaan pihak keluarga Almarhum, jenasah akan di bawa ke kediamannya di Dusun Tirta Agung Kecamatan Papalang.
(fitria)






