
Mapos, Matra – Mr. Bamroong, seorang pemuda asal Thailand, tewas di atas kapal M/TV.L.5, sebuah kapal penyuplai minyak mentah kelapa sawit (CPO), di perairan menuju Mamuju Utara Sulawesi Barat. Hingga kini, jenazah Mr. Bamroong yang bekerja sebagai Anak Buah Kapal (ABK) itu masih berada di Rumah Sakit Mamuju Utara untuk dilakukan otopsi. Jumat (03/11/2017).
Pada proses evakuasi korban cukup dramatis, korban harus dievakuasi menggunakan crane kapal lantaran akses keluar masuk ke pelabuhan CPO milik PT. Tanjung Sarana Lestari sangat kecil.
Usai di evakuasi, korban kemudian dibawah menuju RS Mamuju Utara guna dilakukan Otopsi dengan pengawalan ketat dari aparat Kepolisian setempat.
Kepala Seksi Lalu Lintas dan Status ke Imigraisan Kantor Kelas 2 Mamuju, R. Ardiyanto, SH yang berada di TKP mengatakan, Kapal M/TV.L.5 yang berlayar dari Thailand menuju Mamuju Utara berpenumpang ABK sebanyak 13 orang, namun dalam perjalanan menuju ke Mamuju Utara, salah satu ABKnya meninggal dunia saat tengah berada di laut lepas.
Ia menyampaikan, rencananya kapal asal Thailand ini akan melakukan pemuatan minyak CPO milik PT. Tanjung Sarana Lestari.
Namun setelah berita ini di publish belum ada keterangan resmi dari pihak pemilik kapal maupun pihak kepolisian Polres Mamuju Utara penyebab dari kematian WNA Asing asal Thailand.
(joni)






