3.850 Orang Ramaikan Pawai Ta’ruf 1 Muharram di Mamuju

  • 1 Sep 2019
  • Mamuju
  • Sudirman Al Bukhori
  • 346
Gambar 3.850 Orang Ramaikan Pawai Ta’ruf 1 Muharram di Mamuju

Mapos, Mamuju – Umat muslim kini merayakan pergantian tahun hijriyah. Tepat tanggal 1 september 2019 Masehi, tanggal baru di penanggalan islam juga dimulai yakni 1 Muharram 1441 Hijriyah. Mengisi moment bersejarah hijrahnya Nabi Muhammad SAW dari Kota Mekkah ke Madinah tersebut, Pemerintah Kabupaten Mamuju bekerjasama dengan Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kabupaten Mamuju menggelar kegiatan Pawai Ta’aruf yang berpusat di Anjungan Pantai Manakarra, Minggu (1/9/2019).

Pawai Ta’aruf secara resmi dibuka oleh Bupati Mamuju, H. Habsi Wahid.

Habsi menjelaskan, momentum tahun baru islam hendaknya dijadikan bahan evaluasi sejauh mana nilai-nilai keislaman telah diaplikasikan dalam satu tahun terakhir.

Menurutnya, momentum tersebut juga perlu diaktualisasi melakukan perubahan-perubahan baik dalam dimensi perorangan, kelompok sosial, terlebih pemerintah daerah.

“Program yang belum terlalu berpihak kepada masyarakat tentu kita lakukan perbaikan, perubahan-perubahan, untuk lebih berpihak kepada masyarakat, sehingga pembenahan tahun baru ini betul-betul kita ingin lakukan perubahan mulai dari perilaku kita secara pribadi kemudian penghambaan kita kepada Allah SWT kemudian terhadap kegiatan sosial kita sejauh mana kita memberi perhatian terhadap sesama kita,” kata Habsi.

“Kalau ini bisa terjadi pada diri kita masing-masing saya kira 1 Muharram ini akan menjadi bulan penuh berkah dan magfirah sehingga masyarakat mamuju tentu akan lebih sejahtera dan imannya akan lebih meningkat,” sambungnya.

Berbeda dengan Pawai Ta’aruf tahun sebelumnya yang melombakan peserta pawai, kali ini PHBI memberi kebebasan kepada peserta tanpa ada penilaian. Alhasil, berdasarkan laporan Ketua PHBI, Muh. Rusli Muis, Pawai Ta’aruf kali ini pesertanya lebih banyak dari tahun lalu.

“Pawai ini tidak sama dengan tahun sebelumnya,  dimana sebelumnya kita lombakan dan berikan hadiah. Sekarang bebas dan ternyata jumlah peserta lebih banyak,” sebutnya.

Meski tanpa lomba, Pemerintah Kabupaten Mamuju tetap memberi apresiasi kepada peserta pawai dengan pengundian doorprize. Sejumlah 3.850 orang dari berbagai element masyarakat turut memeriahkan pawai ta’aruf tersebut yakni dari majelis taklim se kota Mamuju, seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Mamuju, organisasi masyarakat islam dan beberapa sekolah yang ada di kota Mamuju.

Selain pawai ta’aruf, Rusli menyebut bahwa pihaknya juga akan melaksanakan kegiatan zikir bersama di Rumah Jabatan Bupati Mamuju, Sapota yang diikuti oleh tokoh agama dan tokoh masyarakat, OPD Pemkab Mamuju serta pengurus masjid se kota Mamuju.

(usman)

Baca Juga