Warga Simbuang Keluhkan Lokasi TPS

Gambar Warga Simbuang Keluhkan Lokasi TPS Kepala Bidang Perencanaan Data dan Informasi KPU Mamuju, Hasdaris

Mapos, Mamuju — Warga Simbuang Kelurahan Simboro Kecamatan Simboro Kabupaten Mamuju mengeluh lantaran tempat pemungutan suara (TPS) di kelurahan itu jauh dari tempat tinggal warga.

Bahkan salah seorang warga Simbuang, Marzuki dan keluarganya mengancam pilih tidak pemilih (Golput) pada pesta demokrasi 17 April 2019 karena TPS terlalu jauh dari rumah miliknya.

“Kami rencana golput nanti ini, karena kami sekeluarga masing-masing beda TPS, bayangkan Pak, TPS nya istri lain, anak saya juga lain. Selain beda TPS, jarak tempuhnyapun sangat jauh apalagi tidak memiliki kendaraan,”ujar Marzuki.

Senada dengan warga lainnya, Ardiansya. Nelayan asal Karema ini mengaku, dirinya terdaftar di TPS Terminal Simbuang sehingga saat pemilihan nanti juga berencanan pilih golput karena tidak memiliki kendaraan ke tempat TPS.

“Saya tinggal di Karema Pak. Sementata TPS saya untuk memilih di depan Terminal Simbuang. Lebih baik saya golput saja karena jauh skali tempatku,” sebut Ardiansyah.

Kepala Bidang Perencanaan Data dan Informasi KPU Mamaju, Hasdaris dikonfirmasi, Senin (11/2/2019) menyebut, soal jarak TPS hanyalah persoalan teknis.

“Artinya, terkadang dalam penyusunan DPT terbatas 300 orang maksimal, sehingga kalau ada TPS lebih dari 300 orang kita alihkan ke TPS lain,” kata Hasdaris.

Ia menambahkan, ada undang-undang yang mengatur maksimal jumlah DPT dalam satu TPS sehingga perintah undang-undang harus dijalankan.

Lebih jauh Hasdari mengatakan, jika ada masyarakat mau golput, itu tergantung masyarakatnya sendiri.

“Mereka punya hak kok. Kalau masayakat ingin golput, ya silakan saja karena itukan haknya, karena kita bisa memaksa hak mereka. Yang terpenting, kita telah menyampaikan agar jangan golput di pesta demokrasi,”tutupnya.

(musraho)

Baca Juga